160 Guru Oekusi Timor Leste Ikut Seminar Tingkatkan Profesionalitas

  • Bagikan

TimorBerita. Oekusi – Sebanyak 160 guru honor dari berbagai tingkatan sekolah dari Taman Kanak- Kanak (TKK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti seminar kependidikan.

Kegiatan seminar yang di gelar Dinas Pendidikan dan Kebuadayaan Nasional Timor Leste, berlangsung di Aula Gereja Nunbei, Desa Costa Districk Oekusi, Selasa (15/12/2020).

President’ Autoritas Oekusi Arsenio Paixo Bano saat membuka kegiatan seminar mengajak para peserta serius mengikuti materi yang disajikan.

Peserta diimbau untuk lebih aktif dan konsentrasi dalam mngikuti materi seminar yang di bawakan oleh tim nara sumber dari kementrian Nasional.

Menurut Arsenio, sebagai guru tentunya menjadi panutan anak anak di masa kini dan masa depan bangsa Timor Leste. Guru menjadi pelita untuk menerangi kaum pelajar di negeri ini.

Baca Juga:  Lintasi Jalan Tikus, Polisi Amankan 14 WNA Timor Leste

Bukan hanya itu guru juga menjadi jembatan untuk menjembatani anak2 dari yang belum tau menjadi mengerti. Seperti menghitung dan membaca dan ilmu lainnya agar anak menjadi lebih pintar dan cerdas.

Dikatakan Oekusi daerah enclave menjadi kantong harus dibangun oleh orang orang pintar dan cerdas. Dan disitulah peran guru di sekolah menjadi dasar dan awal untuk membentuk manusia Oekusi dimasa depan masa yang akan datang.

Sementara Avelina da Costa Sekertaris Regional Urusan Pendidikan Pemuda dan Olahraga Oekusi, mengatakan kegiatan seminar untuk meningkatkan profesinalisme tenaga pendidik.

Bagaimana seorang guru menjadi profesional dalam mengajar. Bisa menggunakan metode pengajaran yang baik dan benar. Dan bagaimana seorang lebih proaktif di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  360 Kendaraan Bodong Gagal Dikirim ke Timor Leste, Polisi Amankan 9 Tersangka

Sementara Arnaldo Suni, sebagai orang tua murid ikut senang dan bangga digelarnya seminar ini. Sebab saatnya sumber daya manusia untuk generasi yang handal di masa depan harus didukung tenaga pendidik yang profesional.

Arnaldo menuturkan dalam obserfasinya bahwa seminar merupakan hal penting bagi para guru sebagai pengetahuan ekstra untuk memahami lebih mendalam. Bagaimana seorang guru lebih profesional yang independent dan imparsial dalam menjalankan tugasnya.

Arnaldo yang juga menjabat di Pemerintahan sebagai Penghubung dan Mediator Masyarakat Perbatasan Timor Leste, menuturkan dalam menjalankan tugas sebagai guru di tengah masyarakat, yang terjadi selama ini ada para guru yang merangkap fungsi sebagai pengurus partai politik.

Baca Juga:  Kerugian Fantastis, Target Desember Kasus Aset Negara Labuan Bajo Disidangkan

Sehingga dengan profesi ganda rentunya sangat berpengaruh di lingkungan masyarakat. Apakah peran sebagai guru atau sebagai pengurus partai politik.

“Jadi seminar ini sangat penting agar para guru bisa mengetahui perannya dalam mengajar. Aku sebagai orang tua murid sangat senang akan program ini. Semoga kedepan bisa kegiatan serupa ditindaklanjuti di masa mendatang,” tandas Arnaldo Suni.

Sekedar tahu, peserta seminar guru honor ini sedang menempuh pendidikan tinggi. Mengikuti kuliah jarak jauh dari Universitas Timor Lorosae (UNTL). Spesial jurusan keguruan yang nantinya akan mengakhiri masa study atau wisuda di tahun 2021. (A’No / A’tui)

  • Bagikan