360 Kendaraan Bodong Gagal Dikirim ke Timor Leste, Polisi Amankan 9 Tersangka

  • Bagikan

TimorBerita. Semarang || Sebanyak 360 unit kendaraan sepeda motor dan mobil bodong diamankan Polisi sebelum di kirim ke Timor Leste. Polisi tetapkan 9 orang tersangka.

Kendraaan tanpa surat-surat alias bodong ini diketahui saat Polisi menggerebek gudang penyimpanan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi kepada wartawan, Jumat (28/5), kendaraan yang di sita di gudang Gadingrejo, Kecamatan Juwana, disita 57 sepeda motor dan 11 mobil. Kemudian di TKP pengembangan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, disita 264 sepeda motor dan 28 mobil.

“Dari TKP gudang di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, disita 57 sepeda motor dan 11 mobil. Kemudian di TKP pengembangan yakni di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, disita 264 sepeda motor dan 28 mobil,” tandas Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi.

Baca Juga:  Reses, Warga Usul Pemekaran Desa Litamali, Ini Jawaban DPRD Malaka

Dikatakan gudang Penyimpanan Kendaraan Bodong Digerebek, Barbuk 360 Motor-Mobil. Semua barang bukti itu tanpa disertai surat-surat kendaraan alias kendaraan bodong dan disembunyikan dalam sejumlah kontainer.

“Bahwa ada kontainer yang digunakan sebagai sarana kejahatan mereka, dan sekarang satu kontainer sudah selesai dibongkar dalam olah TKP, masih ada kontainer lainnya yang akan dibuka nantinya,” jelas Luthfi.

Ia menjelaskan ratusan kendaraan bodong tersebut rencananya akan dikirim ke Negara Timor Leste melalui pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Baca Juga:  Sebuah Kado Dari Ny. Susan Binsasi di Hari Liburan Bagi Warga Lanaus

“Modus operandi adalah mengelabui petugas, bahwa kendaraan-kendaraan tersebut akan dikirim ke Kalimantan. Tetapi setelah dilakukan kroscek, ternyata akan dikirim ke negara Timor Leste,” papar Luthfi.

Pengungkapan kasus besar ini berawal dari hasil penggerebekan di gudang yang berada di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Terdapat barang bukti sebanyak 57 sepeda motor dan 11 mobil yang siap dikirim ke Timor Leste.

“Selanjutnya, anggota melakukan pengembangan, dari hasil tersebut berkat koordinasi dengan pihak Pelindo Tanjung Emas Semarang, didapatkan kembali 11 kontainer yang siap kirim ke luar negeri,” terangnya.

Saat ini tim penyidik sudah melengkapi berkas perkara ratusan kendaraan bodong tersebut. Para pelaku ini akan dikenakan Pasal 481 dan 480 KUHP Jo Pasal 55 KUHP.

Baca Juga:  Warga Maslete Kefamenanu Jadi Korban Penipuan Mas Pijit

“Dari hasil pemeriksaan, ada 9 tersangka yang kita amankan,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi dalam konferensi pers di lokasi gudang penggerebekan, Jumat (28/5/2021), seperti dilansir detiknews.com.

Para tersangka berperan masing-masing sebagai penyedia jasa ekspor, makelar, pendana pembelian mobil, sales, kurir bongkar muat, hingga satpam. Para tersangka yakni Muhamad Najih (32), Marulli Agung Kurniawan (40), Rofiq Andriyan (32), Syaiful Anam (26), dan Suhulul Fitra (29). Lalu Muamar (32), Poniman (44), Khadrowi (30), dan Ahmad Nofi (24). (*/dtc/tbcom)

  • Bagikan