Pamit Berburu di Hutan, Warga Oemanu Ditemukan Tewas, Begini Kronologisnya

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu –Kasus pembunuhan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Timor Tengah Utara (TTU).

Korban Bernadus Bala (51) warga Desa Oemanu, Kecamatan Biboki Anleu Kabupaten Timor Tengah Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Korban ditemukan tak bernyawa dari jarak rumahnya sekira 200 meter, pada Senin (22/2/2021) pagi.

Sekujur tubuhnya terdapat sejumlah luka luka bacok. Bahkan pergelangan tangan kiri putus.

Belum diketahui motifnya. Korban diduga dibunuh Melkianus Usboko (28) warga setempat.

Lantaran keduanya sempat adu jotos pada Minggu sekira pukul 18.30 wita. Aksi keduanya berhasil dilerai David Tabesi.

Saksi mata Maria Ampolo (34) menuturkan saat pergi ke padang untuk memindahkan hewan sapi piaraannya. Saat melintas di tengah jalan sekitar area TKP melihat bercak darah di rumput dan sejumlah pohon gamal yang sudah rubuh.

Baca Juga:  Bupati TTU Terpilih, Imbau Pawai Kemenangan Dibatalkan

” Saat melintas saya lihat ada darah di rumput dan di pohon gamal yang jatuh,” ujarnya.

Merasa ketakutan Maria kembali kerumahnya dan menginformasikan kepada Wilibrodus Amuna suaminya.

Suaminya bergegas ke lokasi TKP. Saat tiba dilokasi melihat korban dalam posisi tidur namun tidak mengenali wajahnya karena terdapat luka sabetan dan darah.

Sehingga Wilibrodus bergegas kembali memberitahukan kepada warga sekitar dan melapor kepada Polsek Biboki Anleu.

Tak lama berselang anggota Polsek tiba di lokasi dan melihat korban dalam kondisi tidak bernyawa dan terdapat luka sabetan parang.

Sementara keluarga korban Wihelmina Hati, (60) mama besar korban menuturkan semalam korban mendatangi rumahnya kata korban hendak pergi berburu di hutan.

Baca Juga:  Dua Paket Akui Kemenangan Desa Sejahtera, Begini Pesannya

Sehingga korban memintanya untuk pergi menemani anak-anaknya karena istrinya sedang sakit.

Tetapi sayang hingga pagi korban tak kunjung kembali. Keluarga baru dikejutkan kabar duka. Korban ditemukan tidak bernyawa lagi.

Keluarga berharap kasus tersebut diusut tuntas dan pelakunya dihukum seberatnya sesuai aturan hukum.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas melalui Kapolsek Biboki Anleu Ipda Kris Kase saat dikonfirmasi Senin (22/2/2021) membenarkan peristiwa pembunuhan yang terjadi di Oemanu.

Saat menerima laporan Polisi langsung bergerak keTKP memastikan laporan warga. Saat tiba korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

Polisi melakukan pemasangan polisi line dan melakukan identifikasi. Korban baru dievakuasi setelah Tim Satreskrim Polres TTU tiba.

Menurut Kris sejauh ini belum diketahui motif pembunuhan itu. Pengembangan sementara dari keterangan dari sejumlah saksi.

Baca Juga:  Petir Sambar Tujuh Warga Kupang Satu TTU

Korban sebelum ditemukan meninggal sempat terlibat perkelahian dengan salah seorang warga. Sehingga pihaknya masih mengembangkan kasus ini.

Dikatakan barang bukti yang diamankan berupa alat tajam satu buah parang. Termasuk MU yang diduga sebagai pelaku pembunuhan sudah di amankan.

” Terduga pelaku sudah diamankan. Kita masih kembangkan penyelidikan kasus ini,” ujarnya.

Sekedar tahu, sesuai identifikasi Polisi terdapat luka bacok pada tubuh korban. Hidung dan pipi kiri kanan, dahi kanan, pergelangan tangan kiri, kepala bagian belakang, kaki kanan.

Selain itu kepala korban terdapat luka bacokan, dan 1 bacokan di betis kaki kanan korban.

Kini polisi masih mengembangkan kasus pembunuhan untuk mengungkap siapa pelakunya serta motif yang menyebabkan korban meninggal.(Mol-07/Tbc)

Editor Giovanni Elias

  • Bagikan