Anggota DPRD Malaka Ingatkan Penjabat Kades Fokus Kerja, Pilkada Sudah Berakhir

  • Bagikan

TimorBerita. Betun || Penjabat Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Malaka yang baru saja di lantik, untuk fokus kerja pada proses penyelenggaraan Pemerintah Desa hingga terbentuknya kepala desa defenitif..

Penjabat Kades bukan hadir untuk menghambat pembangunan atau menciptakan masalah, seperti sewenang menggantikan aparatur desa yang sudah terbentuk. Bila diganti tentu ada alasan mendasar sesuai mekanisme dan syarat regulasi UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Mendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Penegasan ini disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Malaka, Fredirikus Seran, Jumat (18/6/ 2021).

Menurut Fredirikus saatnya Penjabat Kepala Desa untuk fokus kerja membangun desa menata administrasi desa, pengelola dana desa, memfasilitasi terbentuknya Kades defenitif dan tugas lainnya. Sebab saat ini banyak desa yang admnistrasinya morat marit sehingga butuh pembenahan.

Baca Juga:  Tuntut Pencabutan SK Pembekuan Tekoda, Begini Komentar DPRD Malaka

” Saya tegaskan kepada seluruh Penjabat Kepala Desa agar fokus pada proses pembangunan dan penataan administrasi desa yang hari ini morat-marit. Ini harus diperbaiki segera sehingga ada kemajuan,” tandas Anggota DPRD Malaka Fraksi Partai Nasdem ini.

Menurut Fredirikus sesuai fakta yang terjadi hingga saat ini banyak kantor desa yang tidak ada penghuninya tidak ada aktifitas berkantor padahal setiap bulan ada dibayar haknya. Hampir sebagian besar kantor desa yang ada di Kabupaten Malaka ditutup setiap hari.

” Saya tidak tahu apakah proses pelayanan administrasi di desa itu dilakukan di mana ? Pengelolaan keuangan desa itu terjadi di mana,” tanya Fredirikus.

Baca Juga:  Simon Nahak-Kim Taolin Bertekad Sekolahkan Anak Petani Yang Kurang Mampu

Ia mempertanyakan tugas Penjabat Desa apakah tidak ada Job Description terhadap perangkat desa. Sehingga aparatur tidak tau tugas dan fungsinya. Ataukah aparatur desa sudah tau tupoksinya tetapi sengaja masa bodoh. Untuk itu mesti ada penegasan dari Bupati dan Wakil Bupati melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) agar memperhatikan secara serius hal ini.

“Hari ini kita masih berputar dengan laporan masyarakat terkait dengan pergantian perangkat desa, lalu kapan kita fokus pada urusan pembangunan dan pelayanan masyarakat,” tegas Wakil Ketua Komisi I DPRD Malaka.

Baca Juga:  Bupati dan Wabup Malaka Jalan Keliling Ajak Masyarakat Lawan Covid

Ia juga menambahkan politik sudah selesai dan tidak ada lagi tim sukses dan semacamnya, saatnya untuk membangun Rai Malaka. Bersama bergandengan tangan baik pemerintah dan masyarakat untuk mendukung pembangunan di Malaka.

Kehadiran Penjabat Desa fokus melakukan perubahan kerja memperbaiki kekurangan dan membangun desa bukannya bertindak sewenang mengganti lagi aparatur desa karena kepentingan tertentu. Semua bergandengan tangan mendukung pemerintahann Bupati dan Wakil Bupati untuk kemjuan Rai Malaka.

” Mari kita saling mendukung untuk membangun daerah ini. Pilkada sudah selesai, tidak boleh ada dendam politik, abaikan itu dan harus lebih mementingkan kepentingan umum membangun desa dan melayani masyarakat secara utuh,” tegas aktifis PMKRI ini. (Vigal/ Joo)

  • Bagikan
error: Content is protected !!