Ansi Lema Kunjungi Kelompok KBR Noelbaki

  • Bagikan

Timorberita. Kupang-  Anggota Komisi IV DPR RI, Yohanes Fransiskus Lema, menggelar reses di wilayah Dapilnya. Ia meninjau langsung aktivitas penerima bantuan Kebun Bibit Rakyat (KBR) di Noelbaki, Kabupaten Kupang, Senin (26/10/2020).

Dihadapan warga, Wakil rakyat asal Fraksi PDIP yang biasa dipanggil Ansi Lema menjelaskan bantuan Kebun Bibit Rakyat (KBR) adalah hasil kerja sama dengan Direktorat Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Saya belum pernah ke sini. Tapi aspirasi yang warga sampaikan ke saya, saya jawab dengan bantuan konkrit. Bantuan sudah diterima, baru saya datang,” tandasnya.

Baca Juga:  Forum Pemuda NTT Desak Tahan Oknum Anggota DPRD Malaka Cs Tersangka Pengeroyokan Wartawan

Menurut Ansi setiap kelompok tani terpadu penerima KBR mendapatkan bantuan tunai senilai Rp 50 juta. Bantuan uang untuk membiayai operasional penyediaan bibit tanaman kayu atau tanaman serbaguna, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melestarikan lingkungan, dan mendukung penghijauan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Mantan jurnalis TVRI menjelaskan penerima bantuan KBR di Kabupaten Kupang sebanyak dua kelompok. Yakni kelompok tani Terpadu, Harapan Baru dan kelompok tani terpadu Kasih Bunda. Sehingga total bantuan untuk dua kelompok tani di Noelbaki sebesar Rp 100 juta.

Baca Juga:  Pastikan Bantuan Rp 2.6 miliar Untuk Belu, Ansi Lema Bertemu 13 Kelompok Tani

Menurut Ansi saat ini dua kelompok tersebut sedang melakukan aktivitas pembibitan di Noelbaki. Adapun bibit yang dikembangkan adalah bibit kelor, mahoni dan jambu mente sebanyak 40.000 batang.

Bibit-bibit ini akan dipindahkan ditanam untuk rehabilitasi hutan dan lahan kritis, lahan kosong dan lahan tidak produktif. Jadi tidak hanya bermanfaat ekonomis, tetapi terutama berdampak ekologis.

Baca Juga:  Melki Laka Lena Bantu Bangun Gedung BLK SMK Bitauni, Perabot Belakangan

“Saya berkomitmen mengawal bantuan hasil kerja sama dengan mitra Komisi IV. Jenis bantuan harus digunakan secara transparan, tepat sasar, dan sesuai peruntukannya,” tandasnya.

Ansi berharap masyarakat penerima bantuan memanfaatkan bantuan ini. Tentunya merasakan dampak ekonomis dari bantuan tersebut. (Gio/tim)

  • Bagikan
error: Content is protected !!