Badai Berlalu, Bupati TTU Panen Padi Sawah Tadahan di Anleu

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Kecamatan Biboki Anleu termasuk dalam kecamatan yang curah hujannya sangat minim tiap tahunnya.

Namun di saat badai Seroja yang terjadi di awal April 2021 lalu, ternyata bagi warga Kecamatan Biboki Anleu dan sekitarnya merupakan suatu berkat tersendiri.

Betapa tidak? Hujan deras yang turun selama tiga atau dua pekan lebih, membuat tanaman padi yang hampir gagal karena kekurangan air menjadi subur dan bulir-bulirnya semakin padat bernas.

Hal ini membuat para petani di Kecamatan Biboki Anleu merasa gembira karena hujan deras yang turun memberikan harapan baru bagi para petani.

Baca Juga:  Bupati Lantik "Pasukan" Tim Penggerak PKK TTU

Bupati TTU, Juandi David saat melakukan panen perdana padi sawah di Kecamatan Biboki Anleu yang terdapat di 3 lokasi yaitu Desa Nonotbatan, Desa Kotafon dan Desa Ponu, Jumat (7/5/2021) mengisahkan tentang hal tersebut.

Bupati TTU di hadapan para Kepala OPD TTU, Camat Biboki Anleu, Aleksander Tabesi, S.STP, M.Si dan para kepala desa dapat menggambarkan bahwa hujan yang terus pada akhir Maret lalu hingga awal April dan berpuncak pada badai Seroja kali lalu membwa berkat bagi petani sawah tadahan di kecamatan tersebut.

Baca Juga:  Bagi - Bagi Tanah Kota Kupang Jaksa "Senter" Mantan Pimpinan DPRD Kota Kupang

Karena itu, ia sangat mengapresiasi kerja keras dari para petani yang benar-benar memanfaatkan curah hujan tersebut untuk meningkatkan hasil pertanian.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Gregorius Ratrigis, saat kegiatan panen padi tersebut menggambarkan, sesuai hasil ubinan yang dilakukan para penyuluh pertanian, hasil panen padi per hektar bisa menghasilkan 4-5 ton gabah.

Meski demikian, Ratrigis kepada masyarakat mengharapkan untuk tidak puas dengan hasil yang ada. Sebab mestinya per hektar itu bisa mencapai 7 ton gabah kering jika dikerjakan dengan pola olah lahan \dengan menggunakkan teknologi pertanian terkini.

Informasi yang diterima Timor Berita dari Kadis Kominfotik, Kristoforus Ukat menyebutkan, dalam kunjungan kerja Bupati TTU di Biboki Anleu, Bupati Juandi di Desa Ponu juga dilakukan penyerahan dokumen kependudukan baik akte perkawinan, akte kelahiran dan kartu identitas anak bagi warga Desa Ponu.

Baca Juga:  Kades Berhalangan Rapat LKPJ, Begini Tanggapan Dinas PMD TTU

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten TTU Tarsisius Sasi, usai penyerahan dokumen kependudukan oleh Bupati TTU, mengatakan, penyerahan dokumen kependudukan hari ini sebagai wujud pengakuan negara terhadap warga negara yang telah memenuhi syarat. Dan kegiatan hari ini dilakukan dengan strategi jemput bola. (Kend)

  • Bagikan