Bangunan Puskesmas Weliman Mangkrak, Begini Penjelasan Pemerintah

  • Bagikan

TimorBerita, Betun – Pembangunan Puskesmas Weliman sudah tiga tahun mangkrak.

Tidak heran bangunan tersebut disorot berbagai pihak termasuk Komisi III DPRD Malaka. Proyek pada Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka dikerjakan tahun 2019 di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati SBS-DA.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan dr. Lina Sembiring saat ditemui wartawan Rabu 30 Maret 2022 mengungkapkan, kelanjutan proses pembangunan Puskesmas Weliman masih berada di tangan PPK, karena belum PHO dan FHO.

Baca Juga:  Lima Tahun Mangkrak Bangunan Dispar Dilanjutkan, Begini Signal Kajari TTU

” Pekerjaan ini dari tahun anggaran 2019 dan tidak dilanjutkan. Sebagai KPA kami belum tindak lanjut sebelum mendapatkan rekomendasi dari Inspektorat,” tandas Plt Kadis Kesehatan ini.

Ia menjelaskan sebagai KPA pihaknya memberikan kewenangan untuk Inspekorat agar dapat menelusuri kembali dan memanggil pihak-pihak terkait sehingga bisa menghasilkan rekomendasi sebagai rujukan kepada pihaknya.

Baca Juga:  Gubernur NTT Terpapar Covid di Jakarta Keluarga Negatif

Direktris RSPP Betun berharap semua pihak bisa bersabar sambil menunggu klarifikasi. Sebab tindak lanjut proyek tersebut harus mengikuti proses sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Malaka Henri Simu mengatakan, meminta Bupati untuk segera bertindak mengusut proyek pembangunan Puskesmas Weliman yang sudah tiga tahun mangkrak sejak 2019.

Lanjut Hendri apabila tidak bertindak tegas maka ada dugaaan lain. Komitmen kepemimpinan SNKT patut diragukan. Sebab saat kampanye sebelumnya Bupati Malaka berteriak keras untuk memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di Kabupaten Malaka.

Baca Juga:  Sidang Puskesmas Inbate Jaksa Tolak Pembelaan Terdakwa, Mei Putusan Hakim

Sekedar tahu, pembangunan Puskemas Weliman dikerjakan PT Indoraya Kupang. Kontrak kerjanya selama 150 hari terhitung 17 juli 2019 hingga 13 Des 2019.

Proyek tahun anggaran 2019 dengan nilai kontrak RP 4.631.227.117 hingga saat ini belum juga rampung. (ALau)

  • Bagikan