Banjir Meluap di Badan Jalan Negara, Pelintas Dorong Motor

  • Bagikan

Timor Berita.Betun- Antrian panjang kendaraan akibat luapan banjir terjadi pada ruas jalan utama. Tepatnya di Desa Lakekun Barat, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Terpantau Jumat (26/2/21) sekitar dua jam terdapat puluhan mobil dan motor macet di wilayah Desa Lakekun Barat. Luapan banjir setinggi lutut orang dewasa dari badan jalan, sangat merepotkan pelintas.

Bahkan ada pelintas yang menunggu hingga air surut. Ada pula yang takut celaka sehingga nekat mendorong kendaraan motornya. Lokasi ini menjadi satu-satunya dilintasi, ruas jalan penghubung kota Betun menuju PLBN Motamasin dan Atambua Kabupaten Belu.

Baca Juga:  Warga Hadang SN - KT di Jalan, Begini Alasannya

Ferdinandus Nahak pengguna jalan menuturkan, lokasi badan jalan ini menjadi langganan banjir bila hujan deras. Luapan banjir akibat saluran dan duyker yang ada tidak bisa menampung volume air besar.

“Duyker ini sempit dan salurannya juga sempit. Sehingga tidak bisa tampung air banjir yang debitnya besar,” ujar Ferdi.

Dia menuturkan, luapan banjir bukan baru pertama terjadi tetapi sering tetjadi. Sehingga masyarakat pengguna jalan resah. Sudah lama tapi belum juga di0erhatikan pemerintah.

Baca Juga:  Anak Murid Calon Wabup Malaka, Mantan Kepsek Buka Suara Dukung Full

“Ini sudah menjadi langgaan musim hujan . Kendaraan roda empat bisa lewat. Tapi kami pengguna sepeda motor tidak bisa melintas kecuali tunggu sampai surut,” ujar Ferdi

Prngguna ruas jalan lainnya Uncho Cardoso juga ikut kesal terhadap kondisi banjir pada badan jalan pada titik ini. Ia berharap ada perhatian dari pemerintah. Apalagi ruas jalan strategis nasional.

Ia menuturkan, untuk mengantisipasi masalah banjir perlu perluasan duyker dan memperbaiki saluran. Sehingga bisa menampung debit air yang besar.

Baca Juga:  Makan di Paket Lain Coblos di Nomor 1, Ketua Lembaga Adat Pastikan SN-KT Menang

“Karena ini jalan strategi maka pemerintah mestinya perhatian serius. Segera tangani agar tidaklagi terjadi banjir di badan jalan umum,” uangkapnya.

Menurut Cardoso akibat luapan banjir di ruas jalan selain meresahkan pengguna roda dua dan empat. Juga terdapat sejumlah rumah disekitar bahu jalan terendam air. Bila dibiarkan tentunya mengancam keselamatan warga. (Vic-06/Tbcom)

Editor Giovanni Elias

  • Bagikan