Bertindak Preman, Korban Minta Polisi Amankan Kades Banfanu

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu – Korban penganiayaan berat Vinsensius Fios, meminta Polisi untuk  mmeeriksa dan menahan pelaku Kanisius Fios, Kepala Desa (Kades) Banfanu, Kecamatan Noemuti.

Alasannya sang Kades sering menganiaya korban lainnya. Ironisnya perbuatan sang kades selalu saja bebas dari jeratan hukum, kasus yang dilakukannya selalu saja berujung damai.

Korban penganiayaan Vinsensius Fios kepada wartawan Jumat (6/11/2020) menuturkan terhadap kasus yang dialaminya ada pendekatan agar mau diselesaikan kekeluargaan. Kades Banfanu, Kanisius Fios sudah menghubunginya untuk berdamai.

Namun Ia menolak dan lebih memilih untuk proses hukum sehingga ada efek jerah. Sebab kasus penganiayaan bukan saja dialaminya tetapi ada juga korban lain.

Baca Juga:  Tak Cukup Bukti, Kasus Bupati Raymundus Vs Margorius Dihentikan

“Kalau berdamai nanti ada lagi korban berikut. Saya akan tempuh jalur hukum kita sidang dipengadilan,” ujarnya.

Korban Vinsensius menuturkan perbuatan Kades Kanisius Fios sangat tidak manusiawi. Malam itu disyukuran wisuda dirinya tak menyangka menjadi korban penganiayaan hingga babal belur, padahal masih keluarga bersama pelaku yang adalah sang kades Banfanu.

Menurut korban andaikan  malam itu sekadar tampar satu dua kali tentunya tidak ada masalah. Tapi yang terjadi berulang kali aniaya sampai babak belur. Untuk itu perbuatannya tidak perlu dimaafkan sebaiknya diproses hukum sehingga ada putusan hakim.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Datangi Mapolres, Bupati Raymundus Diperiksa Awal Januari

” Kami ini keluarga rapat. Saya dipukul ditendang sampai babak belur. Sekarang baru datang berdamai alasan keluarga. Saya tolak saya tidak mau damai,” kesalnya.

Ia berharap Polisi segera menangkap pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Jangan karena jabatan kepala desa sehingga bebas bertindak preman dan nantinya bebas hukum.

“Pak Polisi saya minta untuk tangkap pelaku Kanis Fios. Dia sudah aniaya saya, tetapi kenapa belum juga di tahan,” pinta korban.

Selama ini lanjut Vinsensius, tindakan Kades Banfanu, Kanisius Fios sering menganiaya korban lain tetapi selalu bebas. Selalu bebas tidak diproses hukum. Selalu gunakan banyak cara mendesak para korban untuk diselesaikan kekeluargaan.

Baca Juga:  Pamit Berburu di Hutan, Warga Oemanu Ditemukan Tewas, Begini Kronologisnya

“Coba cek namanya di Polres itu ada kasus sebelumnya statusnya sudah tersangka. Tapi tidak dihukum,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Noemuti, Iptu Wayan Guna saat dikonfirmasi melalui telephone selulernya mengatakan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan Kanisius Fios, sedang di proses.

Menurut Wayan penyidik sudah periksa korban dan periksa para saksi termasuk  terlapor diambil keterangan. Jika berkas sudah rampung dan cukup alat bukti tentu statusnya dinaikan statusnya.

” Penyidik akan bekerja profesional. Kasus ini kita akan ungkap sampai tuntas,” ujarnya. (Eli)

  • Bagikan