Bei Ulu Terdakwa Money Politik Dituntut Tiga Tahun, Begini Reaksi Kuasa Hukum

  • Bagikan

Kuasa hukum terdakwa memohon majelis hakim yang memeriksa mengadili perkara agar memutuskan perkara seadil-adilnya, sesuai pertimbangan yang dibeberkan dalam nota pembelaan atau pledoi dari terdakwa.

Putusan ada di tangan hakim majelis. Kita harap majelis hakim memutus perkara ini seadil-adilnya,” ujar Eduardus yang juga sebagai tim kuasa hukum paket SBS-WT.

Menurut Eduardus terkait tuntutan perkara itu adalah tugas dan hak JPU, sehingga berapa lama tuntutan itu menjadi hak sebagai JPU. Akan tetapi setiap tuntutan dan putusan perkara tentunya mempertimbangan fakta hukum sehingga bisa memberikan rasa keadilan.

Baca Juga:  Tunjangan Aparatur Umatnana Belum Dibayar, Penjabat Malah Minta Identitas Pelapor

” Jadi tuntutan JPU itu wajar karena itu tugas dan haknya. Mau tuntut berapa tahun itu silahkan. Tetapi vonis hakim akan melihat materi pledoi dari terdakwa,” tandasnya.

Sidang lanjutan perkara money politik dengan agenda pembacaan pledoi berlangsung kurang lebih 20 menit. Lantaran materi pledoi tidak dibacakan tetapi kuasa hukum terdakwa langsung menyerahkan pembelaan pledoi kepada hakim dan jaksa.

Baca Juga:  Eksekusi Program Prioritas, Bupati Malaka "Jumpa" Kepala Dinas Pendidikan NTT

Dijadwalkan sidang lanjutan Kamis 7 Januari 2021, pukul 13.00 wita. Dengan agenda putusan vonis perkara.

Sidang money politik yang menyeret Yohanes Bria Seran alias Bei Ulu, karena diduga memberikan sejumlah uang kepada Herman Klau bersama keluarganya untuk mendukung paslon nomor urut 2 Stef Bria Seran dan Wendelinus Taolin (SBS-WT), pada Pilkada Malaka 9 Desember 2020.

Baca Juga:  TTU, Banyak Mantan Kades Bakal Gagal Maju pada Pilkades

Tak puas kasus ini di laporkan kepada Bawaslu Malaka. Atas kajian dan rekomendasi Gakkumdu status kasus ditingkat dari penyelidikan menjadi penyidikan setelah cukup alat bukti.

Hingga saat ini perkaranya sudah sampai persidangan dan hampir finish. Menunggu saja sidang putusan vonis hakim majelis yang dijadwalkan besok Kamis 7 Januari 2020. (Joka/ Gio).

  • Bagikan
error: Content is protected !!