Dua Tahun Raih Predikat Opini WTP, Belu Terima Penghargaan

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua – Pemerintah Kabupaten Belu kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pegeculian (WTP). Status ini untuk kedua kalinya.

Badan pemeriksa keuangan (BPK) RI melalui Pimpinan Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Negara Provinsi NTT, menyerahkan piagam penghargaan untuk Kabupaten Belu.

Penyerahan piagam penghargaan itu berlangsung di ruang rapat kantor Bupati Belu, Senin (9/11/2020),

Status predikat ini atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Belu, tahun anggaran 2019 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi NTT.

Pimpinan Kantor Wilayah Ditjen Perpendaharaan Negara Provinsi NTT Lydia Kurniawati Chrystiana, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Belu yang sudah meraih prestasi Opini WTP untuk periode 2019. Bahkan prestasi ini sudah dua kali diraih untuk Pemkab Belu.

Baca Juga:  Anggota DPRD dan Pemerintah Sukseskan Sidang¬† III Untuk Kebaikan Masyarakat Belu

Ia menyampaikan proficiat kepada Pemerintah Kabupaten Belu yang sudah meraih prestasi Opini WTP Tahun Anggaran 2019.

Opini WTP yang diberikan atas LHP dan LKPD tahun anggaran 2019 tidak membuat harus terlena untuk menjaga LKPD 2020.

Jangan terlena dengan hasil sekarang, tantangan 2020 lebih berat di banding tahun sebelumnya. Karena harus mempertanggung jawabkan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Lanjut Lydia tantangan berikutnya untuk LKPD tahun 2020 adalah Standar akuntansi pemerintah tidak ada perbedaan pengakuan, pengungkapan akuntansi pemerintah meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19. Jadi standar akuntansi pemerintahnya sama.

Baca Juga:  Tembus Tanjakan Willy Lay dan J-T.Ose Luan Diterima KPU

Sedikit berbeda pengungkapan catatan atas laporan keuangan harus mampu secara paripurna.

Terkait penggunaan belanja penanganan pandemi Covid-19, termasuk tindakan refocusing dan realokasi dan pertanggungjawaban belanjanya.

Dikatakan menjelang ditutupnya tahun 2020, diharapkan ini menjadi catatan penting bersama.

Jadi tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga pihak BPK RI Perwakilan NTT yang mewakili Pemerintah Pusat.

Lydia berharap Pemerintah kabupaten Belu bersinergi dan berkolaborasi untuk menyelesaikan belanja pemerintah 2020 dengan optimal.

Baca Juga:  Empat Kasus di Belu, Dua Sembuh Dua Rawat Diluar

Ia mengajak agar selesaikan tanggungjawab sebagai pengelolah keuangan negara dan pengelolah keuangan daerah, untuk menyelesaikan belanja pemerintah 2020 dengan seoptimal mungkin.

Sementara Pjs. Bupati Belu Zakarias Moruk menyampaikan terimakasih kepada BPK RI melalui perwakilan Pimpinan Kanwil Perbendaharahaan Provinsi NTT atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah kabupaten Belu yang telah memperoleh penilaian opini WTP.

Zakarias yang juga Kepala Badan Keuangan Provinsi NTT berharap kedepan Kabupaten Belu dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik.

Pihaknya terus mendorong untuk kedepan bisa menyajikan laporan keuangan sesuai dengan peraturan keuangan. (nabu/tim)

  • Bagikan