Berani Terobos Markas, Warga Juluki Simon Nahak Manu Meo Malaka

  • Bagikan

Menurut Yulius pasangan calon Simon Nahak dan Kim Taolin di juluki ayam jago dari Malaka sebagai bentuk perlawan warga yang menghendaki hadirnya pemimpin baru di rai Malaka.

Terbukti kehadiran Simon dan Kim dengan terbentuknya Tim perempuan yang biasa disapa Sis SNKT, Tim Satuan Khusus (Satsus), komunitas driver rental dan berbagai dukungan kelompok lainnya terus mengalir.

Arus dukungan semakin kencang yang datang spontanitas. Sehingga dijamin SN-KT mengambil alih kepemimpinan di periode ini.

Ia menambahkan sosok SN – KT selalu tampil beda dalam hajatan politik pilkada Malaka.

Terbukti kunjungan Simon dan Kim di sudut perkampungan warga sukarela suguhkan makanan khas lokal.

Bahkan warga tergerak untuk hadir mau mendengar dan bertemu Simon Nahak dan Kim Taolin sebagai pemimpin baru.

” Boleh lihat saja setiap titik kampanye warga sukarela sediakan makanan lokal. Warga sadar datang sendiri tanpa digerakan,” ujar Yulius.

Baca Juga:  Hakim Vonis 10 Tahun Jeruji Untuk Mantan Kepala Cabang Bank NTT Surabaya

Rupanya orasi Yulius menyentuh masyarakat sehingga setiap orasi diikuti pekikan kemenangan paket SN-KT.

“Manu Meo Malaka, Mate Bendera Hun, Hola, Hola Hola,” teriak pendukung SN-KT serentak.

Sementara calon bupati Malaka Simon Nahak dalam orasi politiknya memohon dukungan dan restu leluhuragar mendukung paket SN-KT pada 9 Desember.

Dihadapan warga Simon mengaku bangga di setiap titik kampanye sudah tersedia pangan lokal hasil swadaya warga. Tentunya dirinya tidak melupakan dukungan rakyat.

Menurut Simon jamuan menu lokal khas Malaka sebagai penghargaa. Bentuk dukungan karena warga sangat merindukan sosok SN-KT untuk memimpin Malaka .

“Saya terharu setiap saat kunjungan kami selalu di sambut meriah. Melambaikan tangan, angkat jempol, bahkan dititik pertemuan sudah siapkan makan lokal,” sebut Simon bangga.

Calon Bupati ini berjanji tidak akan melupakan semua janjinya. Ia bersama keluarga iklas meninggalkan pekerjaan di pulau Dewata Bali karena niatnya yang tulus untuk membangun Malaka.

Baca Juga:  Kampanye di Laenmanen Warga "Hening" Hormati Dua Tokoh Mantan Wakil Bupati Asal Foho

Sehingga paket SN-KT berkomitmen melalui sentuhan program Sakti dijamin akan mempercepat perubahan di rai Malaka perbatasan RI RDTL.

Menurutnya jika terpilih salah satu ivent yang wajib dilakukan setiap tahun pagelaran seni budaya di ulang tahun kabupaten Malaka.

Momentum HUT perlu dilakukan karena sudah 7 tahun sejak terbentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) Malaka, tidak pernah dirayakan.

Selain itu ada pula ivent lain di bidang olah raga dari berbagai cabang untuk meriahkan HUT Malaka.

” Malaka milik kita semua, jangan takut, harus berani. Pemimpin Malaka ada ditangan masyarakat bukan ditangan pejabat.

Jika kami di percayakan kita akan rayakan sejarah Hut pemekaran Kabupaten Malaka. Kita rayakan sebagai bentuk peringatan dan kehormatan terhadap pejuang DOB Malaka,” tegas Simon, diikuti gemuruh tepukan tangan.

Pengacara kondang yang dikenal luas di Provinsi Bali berjanji jika paket SN – KT hadir dengan sentuhan program Sakti.

Baca Juga:  Selamatkan Uang Negara, Bupati Dan Wabup Malaka Patut Diberi Penghargaan

Program lahir dengan konsep sederhana cukup pangan, cukup sehat, cukup pendidikan dengan tidak melupakan budaya dan adat istiadat.

Bahkan dihadapan para Loro, Fukun, tokoh adat, warga Simon menuturkan akan membangun balai adat dan memperhatikan kesejahteraan para tokoh adat.

Sebab yang terjadi selama ini hanya ada perhatian untuk tokoh agama sedangkan tokoh adat belum ada perhatian khusus.

“Pemerintah Agama dan Adat harus mendapat perhatian yang sama. Alasannya tiga tungku sebagai penyangga kuat untuk bangun Malaka,” sebutnya.

Bukan hanya itu Simon juga berjanji akan membangun pusat pemerintahan di Malaka Tengah yang dikenal sebagai pusat kerajaan.

Rupanya warga antusias menyambut orasi sosok Simon yang selalu tampil dengan gaya santai penuh humor, saat tampil di podium menyampaikan gagasan dan program kerja paket SNKT. (Joka/ Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!