Berpotensi “Undang” Wabah Covid Mayoritas Fraksi DPRD TTU Tolak Pameran Pembangunan

  • Bagikan

KEFAMENANU, Timorberita.com–Kegiatan Pameran Pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah kabupaten TTU, ditolak keras sebagian besar fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Timor Tengah Utara.

Alasannya, kegiatan  keramaian itu berpotensi terjadinya penularan pandemik Covid-19. Bahkan bernuansa politik jelang tahapan Pilkada ini. Sehingga mayoritas fraksi menolak kegiatan pameran menjelang HUT Kota Kefamenanu yang direncanakan berlangsung dua pekan terhitung Sabtu (12/9/2020).

Fraksi-fraksi yang menolak yakni fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Fraksi Golkar, fraksi Gerindra, fraksi Ampera, fraksi Hanura dan Fraksi Indonesia dalam paripurna penyampain Pemandangan Umum Fraksi-fraksi dalam sidang perubahan, sore tadi, Kamis (10/9/2020.

Baca Juga:  Manfaatkan Sisa Hujan, Anggota DPRD TTU Buat Terobosan Kembangkan Padi Ladang

Ketua fraksi PKB, Theodorus Tahoni ketika dipersilakan oleh pimpinan sidang paripurna, Yasintus Lape Naif, secara tegas mengatakan Fraksi PKB Ford TTU menolak keras pelaksanaan pameran dan lomba pacuan kuda untuk perayaan HUT Kefamenanu.

Sebab menurut dia, perayaan HUT Kemerdekaan RI saja dilaksanakan secara sederhana. Sedangkan hanya HUT Kefamenanu lalu diadakan dengan berbagai kegiatan hiburan yang justru mengumpulkan banyak orang dan berpotensi terjadinya penyembaran virus Corona.

” Fraksi kami menolak kegiatan pameran dan pacuan kuda. Kita sekarang dilanda wabah corona dan sangat beresiko terjadi penularan,” tegas Sekertaris DPC PKB TTU.

Baca Juga:  Kepala Desa Adat Tamkesi Mengundurkan Diri, Masyarakat Datangi DPRD TTU

Hal serupa diungkapkan ketua fraksi Golkar DPRD TTU, Agustinus Tulasi. Ia menilai pameran pembangunan tersebut semata mata merupakan pameran yang bernuansa politik. Dan dua kegiatan tersebut sangat berpotensi terjadinya penyebaran virus Corona.

Begitupula ketua fraksi Gerindra, Fabianus One Alisiono. Menurutnya kegiatan akbar ini kemungkinan besar tidak mengantongi surat ijin. Ia mengharapkan pimpinan DPRD TTU untuk kordinasi dengan pimpinan daerah dan FKUB untuk tidak melaksanakan pameran pembangunan ini.

Baca Juga:  Arif Talan Bantu Perbaiki Jalan Rakyat

Sementara itu, anggota fraksi Nasdem, Arnoldus Rusae kesempatan itu mengatakan fraksi tidak perlu membuat pernyataan sikap khusus karena sudah disampaikan dalam pemandangan umum fraksi.
“Jadi tidak perlu buat pernyataan khusus terkait pameran dan pacuan kuda. Kita serahkan jawaban pemerintah dalam tanggapan terhadap fraksi-fraksi besok Jumat,” tandas Arnold.

Setelah semua fraksi dipersilakan menyampaikan sikap, pimpinan DPRD TTU, Yasintus Lape Naif menyampaikan bawah pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah dan pimpinan FKUB untuk mendiskusikan hal tersebut. (Rey d)

  • Bagikan