Bupati Belu Salurkan Bantuan JPS Untuk 414 Warga Kelurahan Beirafu

  • Bagikan

TimorBerita. AtambuaBupati Belu Willybrodus Lay, menyalurkan Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi  414 warga masyarakat Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat.

Penyerahan simbolis oleh Bupati Belu kepada perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di halaman kantor Lurah Beirafu, Sabtu (27/6/2020).

Bupati Belu, Wilybrodus Lay mengatakan tahun ini program kegiatan di pemerintahan dirasionalisasikan untuk kesehatan. Yakni penanganan Covid-19 dan dampak ekonomi sehingga proses pembangunan di tahun 2020 ini mengalami perlambatan.

“Saya harap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan tetap menjaga diri agar selalu sehat,” ucapnya.

Bupati juga menitip pesan kepada Camat, Lurah dan masyarakat, apabila terdapat pendobelan nama penerima ataupun belum dimasukkan namanya sebagai penerima dapat menyampaikan kepada RT, RW, Lurah dan Camat agar dikoreksi sehingga semua warga yang berhak sebagai penerima dapat terdata agar terima bantuan JPS.

Tidak boleh hanya alasan administrasi lalu warga tidak terima bantuan. Yang begini boleh diusulkan sebagai KK baru begitupun dengan setiap KK yang terdapat penyandang disabilitas. Mereka bisa diusulkan untuk menerima bantuan ini,” tandas Willy.

Bupati Belu menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Belu menyiapkan 2 jenis bantuan yang bersumber dari DAU Kabupaten yakni Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Dampak Ekonomi untuk pemulihan ekonomi. Untuk bantuan Dampak Ekonomi ini diberikan kepada UMKM yang terkena dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 dengan mengajukan proposal kepada dinas terkait diketahui Lurah dan Camat.

Ia menuturkan pengusaha mikrolet dan mobil ojek juga berhak mendapat bantuan dampak ekonomi. Tetapi dengan syarat ijin trayek dan buku ijin operasi yang masih berlaku. Sedangkan untuk motor ojek didata lewat pangkalan ojek. Nanti datanya dikirim ke Dinas Perhubungan untuk dilakukan verifikasi oleh dinas terkait.

Selain itu Bupati Belu terus menghimbau masyarakat agar selalu memperhatikan protokoler kesehatan Covid-19. Menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik dalam beraktivitas setiap hari. Sehingga Kabupaten belu tetap berada dalam zona hijau.

Sementara Lurah Beirafu, Yohana F. Leky, dalam laporannya mengatakan jumlah penduduk Kelurahan Beirafu sebanyak 4.977 jiwa. Dengan jumlah sebanyak 1.068 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di  6 RW dan 18 RT. Untuk Kelurahan Beirafu terdapat 740 KK yang menerima berbagai bantuan baik dari pemerintah pusat sampai pemerintah kabupaten.

“Untuk BPNT ada 54 KK, Perluasan Sembako 14 KK, BST Kementerian Sosial 201 KK, PKH 49 KK, Jaring Pengaman Sosial Provinsi 8 KK dan Jaring Pengaman Sosial dari Kabupaten sebanyak 414 KK yang pembagiannya dilakukan hari ini,” ujar Waty Leky.

Sementara Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Fridolina M.M. Faturene dalam kesempatan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu yang mempercayakan Bank NTT sebagai bank penyalur bantuan JPS.

Silahkan bapa dan mama ambil menggunakan buku tabungan di Bank NTT terdekat. Penarikannya hanya 2 bulan saja sebanyak Rp 1.200.000. Untuk sisa 1 bulan sebanyak Rp 600.000 akan dicairkan bulan berikutnya sesuai jadwal,” tandasnya.

Irene juga meminta masyarakat agar mengambil uang sesuai kebutuhan. Uang sudah tersimpan di rekening masing-masing menjadi milik pribadi. Sehingga harap bisa dipergunakan bantuan JPS sebaik mungkin untuk kebutuhan dirumah.

Hadir dalam penyerahan bantuan simbolis JPS Kepala Dinas Sosial, Sabina Mau Taek, Camat Atambua Barat dan Perwakilan BP4D. (Ren/ Gio)

Baca Juga:  Hakim Vonis Muhamad Ruslan 10 Tahun, Kuasa Hukum Masih Pikir Pikir
  • Bagikan