Bupati Belu “Santai” Klarifikasi Bantuan Hibah Exafator

  • Bagikan

ATAMBUA, Timorberita.com-Bupati Belu tanggapi santai usulan DPRD terkait klarifikasi tudingan kelompok nelayan Stelamaris Atapupu.

Lantaran bantuan hibah satu unit exafator dari Kementrian Kelautan dan perikanan tahun 2017 lalu, peruntukannya bukan untuk kelompok tertentu tetapi  untuk semua masyarakat Belu.

Penegasan Bupati Belu, Willy Lay disampaikan saat Paripurna ketiga Penandatangan KUA PPAS 2021
dalam sidang perubahan APBD 2020, yang berlangsung di aula DPRD Belu, Selasa malam (15/9/2020).

Bupati Willy menjelaskan pertanyaan Fraksi Nasdem terkait bantuan exfator perlu diklarifikasi. Dan dirinya siap mengklarifikasi dihadapan DPRD Belu, kelompok nelayan Stelamaris dan di hadiri Dinas Kelautan dan Perikanan Belu, yang mengetahui penyerahan bantuan itu.

Baca Juga:  Wakil Rakyat Belu Banting Kursi dan Lempar Mikrofon Jadi Tontonan Bupati dan Masyarakat

Menurut Willy, bantuan hibah pemerintah pusat itu diberikan untuk kebutuhan semua masyarakat Belu. Dan sejauh ini pemanfaatannya tepat sasaran. Tetapi untuk klarifikasi detailnya nanti disampaikan terbuka dihadapan semua sehingga jelas sasaran bantuan itu.

Dikatakan, waktu dan jadwal klarifikasi sangat tergantung kesepakatan forum Dewan. Jika disepakati kapan saja dirinya tentu hadir untuk memberikan klarifikasi.

“Saya bisa memberikan klarifikasi saat ini. Tetapi supaya menjadi lengkap, kita hadirkan juga kelompok penerima manfaat. Saya tidak mau memberikan klarifikasi sepihak. Saya juga akan menghadirkan dinas teknis sehingga klarifikasi tidak benar,” sebut Bupati Willy.

Baca Juga:  Siaga Amankan Idulfitri, Polres Belu Perkuat Sinergitas di Perbatasan RI RDTL

Ia menambahkan sebagai Bupati tentunya sangat menghormati apapun keputusan lembaga terhormat ini. Jadwal dan waktu klarifikasi disesuaikan dengan putusan DPRD. Intinya dirinya hadir untuk memberikan klarifikasi.

” Jadwal klarifikasi kapan saja saya siap hadir. Apa pun keputusan lembaga terhormat ini kita taat dan patuh,” ujarnya.

Rupanya suasana sidang usai penandatanganan KUA PPAS sempat memanas. Sejumlah anggota DPRD Belu nampak silang pendapat terkait klarifikasi alat berat exafator yang dihibahkan negara. Wakil rakyat meminta agar perlu ada pertanggung jawaban dari Bupati terkait bantuan hibah itu.  Klarifikasi itu dihadiri Dinas teknis dan masyarakat penerima manfaat.

Baca Juga:  Syarat Kepentingan, Fraksi Gerindra Belu Minta Tinjau Kembali Perekrutan Teko

Suasana sidang kembali teduh setelah Ketua DPRD Belu Jerimias Manek Seran Junior memberikan kesempatan kepada Bupati Belu Willy Lay memberikan klarifikasi. Dan hasilnya disepakati jadwal klarifikasi digelar Senin 21 September.(ren/tim)

  • Bagikan