Bupati Malaka Buka Kartu di Kemendagri, Kantor Sewa Rumah Warga

  • Bagikan

Timor Berita.Jakarta || Bupati Malaka Simon Nahak tampil sebagai pembicara di Kementrian Dalam Negeri, Jumat (18/6/2021).

Bupati diberi kesempatan dalam Rapat Pusat dan Daerah yang digelar Kemendagri dalam rangka memfasilitasi penyelesaian permasalahan pasca pemekaran daerah pada 55 daerah otonom hasil pemekaran tahun 1999-2014 di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Dihadapan pejabat Kemendagri, Bupati Malaka sentil item pembangunan infrastruktur yang belum dibangun sejak DOB hinga diera pemerintahan sebelumnya mantan Bupati Stef Bria Seran.

Buktinya Malaka belum memiliki gedung kantor Bupati, kantor DPRD dan fasilitas perkantoran lainnya. Sebagian kantor di Kabupaten Malaka masih menggunakan sewa rumah milik warga.

Baca Juga:  Kadis Kesehatan Malaka Lapor 15 Meninggal, 361 Terpapar Covid

” Kita berharap kedepan Kabupaten Malaka sudah memiliki kantor sendiri untuk melayani rakyat. Selain itu Malaka belum memiliki traffic light, trotoar, alun-alun kota dan infrastruktur jalan yang masih jauh tertinggal,” tandasnya.

Menurut Simon jika melihat NKRI dari ujung perbatasan Indonesia Timur, maka tidak salah membangun dari Kabupaten Malaka yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Ia berharap ada dukungan dan perhatian pemerintah pusat untuk mendukung kemajuan pembangunan Malaka.

Bupati Malaka mengatakan harus menyampaikan kondisi riil yang terjadi di daerah. Tidak perlu menutupi apa yang menjadi kekurangan di daerah, karena itulah fakta yang harus disampaikan sehingga bisa mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Terbukti Money Politik Pendukung SBS-WT, Bei Ulu Divonis 2.5 Tahun

Hadir bersama Bupati, Wakil Ketua II DPRD Malaka, Hendrikus Fahik, Ketua Komisi III Felix Bere Nahak, Ketua Fraksi Gerindra, Benny Chandradinata, Ketua Fraksi Partai PDI Perjuangan, Ignasius Fahik dan Andreas Nahak dari Partai Perindo dan Jimi Koy dari Partai Golkar.

Tampil Pesona Bupati Malaka Pakai Jas Timor Tetun Marobo

Luar biasa yang dilakukan Bupati Malaka Simon Nahak saat tampil sebagai narasumber di Kemendagri. Begitu pesona orang nomor wahid Malaka ini tampil menggunakan jas adat motif Marobo.

Menurut Bupati Simon jas yang digunakan sebagai ciri khas Tentun juga untuk memperkenalkan budaya kerajinan tangan di mata nasional sehingga bisa dikenal khalayak luas.

Baca Juga:  Wabub Malaka Apresiasi Sikap Kritis Gemma Kefamenanu

“Ini adalah salah satu bagian dari promosi budaya kita di tingkat nasional, saya mau Malaka dikenal secara luas,” sebut Bupati Simon Nahak usai tampil sebagai pembicara nasional Aula Hotel Aria Duta Jakarta Pusat.

Dikatakan, tenunan Tais Marobo di Kabupaten Malaka biasanya dikenakan saat acara kebesaran seperti penyambutan pejabat, acara adat masuk minang, adat nikah dan kegiatan kebesaran lainnya.
Ia pun mengajak semua agar ikut mempromosikan budaya Malaka agar bisa dikenal di kancah nasional bahkan internasional. (Vigal/ Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!