Bupati Tinjau Lokasi Food Estate, Persiapan Kunjungan Menteri Pertanian

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua || Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo akan mengunjungi Rai Belu Perbatasan RI Timor Leste tepatnya di Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kehadiran Menteri Pertanian RI untuk menanam simbolis di area pertanian food estate di Fatuketi. Sebagai langkah persiapan lahan saat ini sebanyak 19 traktor sedang dikerahkan untuk menyiapkan area food estate.

Bupati Belu Agustinus Taolin saat meninjau lokasi food estate Rabu (4/8/2021) mengatakan kehadirannya di lokasi Fatuketi sebagai persiapan menjelang kunjungan Menteri Pertanian untuk menanam simbolis di area lahan seluas 17 hektare dari 53 hektare lahan yang ada dikawasan ini. Lokasi ini juga sedang disiapkan dalam rangka kunjungan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:  Bupati Belu Lantik Sipri Suri Jadi Penjabat Desa Faturika

” Presiden akan kunjungi lagi NTT dan Kabupaten Belu menjadi salah satu titik yang akan dikunjungi bapak Presiden,” ujar Bupati Belu dalam sambutannya saat memantau lokasi persiapan food estate.

Dikatakan saat ini pihak Pemkab Belu bersama Balai Wilayah Sungai Satper dan OPD terkait, Camat, Danramil, Kepala Desa bersama masyarakat Desa Fatuketi berkoordinasi terkait kesiapan kunjungan Presiden dan penanaman simbolis oleh Menteri Pertanian.

” Kita sama sama berkoordinasi. Perlu bekerjasama mengawal proyek food estate ini supaya berhasil dan semoga semua lancar,” tandasnya.

Bupati Agus juga mengatakan bahwa terkait batas tanah sejauh ini Pemerintah Kabupaten Belu sudah ada koordinasi bersama para pemilik lahan, juga dengan Badan Pertanahan Kabupaten Belu untuk menentukan kembali batas tanah yang ada di lokasi pengolahan lahan food estate.

Baca Juga:  Lima Mahasiswa Terseret Ombak, Korban Meninggal Asal NTT

” Kita sudah koordinasi dengan Pertanahan untuk menentukan kembali batas tanah, mematok pilar. Kita akan bekerja sama dengan Kepala Desa, Camat dan pemilik lahan untuk menentukan batas dan status tanah sehingga dikemudian hari tidak ada masalah,” tegasnya.

Sedangkan Kepala Desa Fatuketi Markus Y. Taus menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah yang sudah memberi perhatian khusus kepada masyarakat Desa Fatuketi.

” Atas nama pemerintah dan masyarakat Fatuketi kami sampaikan terimakasih kepada Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR dan Pemerintah Kabupaten Belu yang selalu memperhatikan masyarakat Desa Fatuketi dengan program yang menjanjikan. Terutama dalam mengembangkan perekonomian masyarakat dalam bidang Pertanian,” tandas Kades Markus.

Baca Juga:  Syarat Kepentingan, Fraksi Gerindra Belu Minta Tinjau Kembali Perekrutan Teko

Menurut Kades Markus pengolahan 53 hektare lahan pertanian ini maka sudah ada 7 kelompok pertanian dengan jumlah 64 orang termasuk didalamnya para pemilik lahan yang sebagian berdomisili di Atambua maupun di Desa Fatuketi. Pemerintah desa dan masyarakat Fatuketi sudah siap untuk bekerja melaksanakan serta mengawal program ini sehingga berjalan baik.

” Kita sangat mendukung kita siap untuk kerja berhasilnya program ini untuk kebaikan dan kemajuan desa dan masyarakat Fatuketi,” tandasnya. (Ren/Bell)

  • Bagikan
error: Content is protected !!