Camat Rangkap Penjabat Dua Desa, Begini Komentar Pengamat Hukum

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang – Camat Sasitamean, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, merangkap jabatan pada dua desa. Sebagai penjabat di Desa Umutnana dan Desa Naisau.

Menurut pengamat hukum, rangkap jabatan lebih dari satu desa dinilai secara etika tidak di perbolehkan.

Akademisi Hukum Unwira Kupang Mikhael Feka, Kamis (11/2/2021) mengatakan seorang camat boleh menjabat sebagai penjabat kepala Desa namun secara etika tidak boleh lebih dari satu desa.

Hal ini untuk efektivitas kinerja seorang penjabat Kepala Desa dalam menjalankan tugas dan wewenangnya di Desa. Sebab menjadi pemimpin wilayah tugasnya untuk melaksanakan roda pemerintahan desa dan memperhatikan kesejahteraan rakyat sebagai hal utama, bukan hanya sekedar formalitas.

Baca Juga:  Sehati Pimpin Pilkada Belu, Sahabat Tunggu C1 KWK

Jangan sampai menjadi penjabat kepala Desa hanya sekedar formalitas tanpa memperhatikan kesejahteraan rakyat yang mana kesejahteraan rakyat menjadi yang utama. Saya pikir masih ada unsur lain di kecamatan yang mumpuni untuk menjadi penjabat kepala desa,” jelas akademisi Hukum Unwira Kupang itu.

Dikatakan aturan tidak di bolehkan menjabat lebih dari dua Desa, itu penumpukan kewenangan pada satu orang berpotensi “abouse of power”.

Baca Juga:  Pelantikan Akhir Februari Dilakukan Virtual

Sebab Penjabat desa yang tidak aktif melakukan tugas serta tidak membayar tunjangan perangkat desa adalah sebuah tindakan mal administrasi.

“Kalau tidak dibayarnya tunjangan perangkat Desa itu adanya dugaan penyalahgunaan keuangan Negara terkait tunjangan tersebut maka hal itu masuk tindak pidana korupsi karena itu uang rakyat yang harus digunakan semestinya,” ujar Mikhael.

Sebelumya diberitakan Penjabat Desa Umutnana, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka, diduga belum membayar tunjangan aparatur Desa selama tahun 2020.

Baca Juga:  Belum 100 Hari, Bupati dan Wakil Bupati Obati Kerinduan Warga Belu

Penjabat Desa Umutnana, yang juga menjabat sebagai Camat Sasitamean, bukannya merealisasikan hak aparatur desa, tapi justru menerbitkan surat kepada semua perangkat desa sebagai ucapan terimakasih, karena sudah mendukung pemerintahan Desa dalam pengelolaan anggaran tahun 2020.

Meski begitu mereka menilai sang Camat Emanuel Yanuarius Kabosu yang juga menjabat dua Desa yakni Desa Umutnana dan Desa Naisau, tentunya sibuk sehingga belum juga merealisasikan hak aparatur Desa Umutnana. (Joka/04-Red)

Editor Giovanni Elias

  • Bagikan