Coret Warga Penerima Dana BLT, Kades Alas Malaka Dipolisikan

  • Bagikan

BETUN,Timorberita.com – Kepala Desa Alas Cyprianus Nahak Bauk, terpaksa dipolisikan oleh warganya gegara sepihak mencoret salah satu peserta dari Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Terbukti Kamis (17/9/2020) Yohanes Luan, warga Desa Alas, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, mendatangi Polsek Kobalima untuk mengadukan kades Cyprianus.

Alasannya mencoret namanya sebagai peserta penerima BLT dan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan sang Kades ini.
Kepada wartawan Yohanes menuturkan terpaksa melapor ke polisi karena namanya dicoret dari Penerima BLT.

Selain itu juga, Yohanes merasa dirugikan karena Kades mengatakan namanya dicoret dari penerima BLT dan tudingan pencemaran nama baik.

Baca Juga:  Forum Pemuda NTT Desak Tahan Oknum Anggota DPRD Malaka Cs Tersangka Pengeroyokan Wartawan

“Saya di tuding bilang buat onar. Saya mau Tanya keonaran apa yang saya buat. Saya merasa dirugikan nama saya sudah dicemarkan,” sebut Yohanes.

Yohanes mengaku kesal sebab tudingan Kades Cyprianus hanya fitnah mencemarkan nama baiknya. Selama ini dirinya tidak pernah membuat onar di kampong Alas.

Ia meminta agar menanyakan kebenaran tudingan sang Kades di hadapan masyarakat. Apakah tudingan Kades yang dialamatkan untuk dirinya benar atau tidak.

Silahkan tanya mulai dari RT, RW, Dusun, tua adat dan tokoh pemuda dan masyarakat di kampong Alas. Saya kapan buat onar atau keributan sehingga nama saya di coret,” tandasya.

Baca Juga:  Kunjungi Malaka Kapolda NTT Pastikan Perkara Bawang Merah Segera P21

Yohanes mengaku kesal sehingga terpaksa menempuh jalur hukum melapor ke polisi. Ia berharap pihak berwajib menindak lanjuti laporannya sehingga menjadi efek jera sebab bukan karena memiliki jabatan sehingga bebas bertindak sewenang.

Sementara Kapolsek Kobalima, Iptu Abilio Tefa, saat dikonfirmasi Sabtu (26/9/2020) membenarkan adanya laporan dari Yohanes Luan warga desa Alas. Laporan diterima tertanggal 17 September 2020. Pihaknya akan mengeluarkan surat panggilan kepada pelapor dan kepala desa, Camat Kobalima Timur termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk mengklarifikasi masalah tersebut.
“Hari Senin kita akan keluarkan surat untuk para pihak terkait untuk klarifikasi Rabu 30 September ini,” sebut Abilio.

Baca Juga:  Lapor Polisi, Bojes Seran “Kupas” Kronologi Pengeroyokan

Sementara Dedy Mau pemuda pemerhati sosial politik asal Desa Alas, meminta Kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Sebab bila tidak diselesaikan bisa saja masalah serupa bisa terjadi untuk warga lainnya.
”Kita percayakan kepada pihak kepolisian untuk selesaikan. Sehingga tidak saling merugikan. Ini adalah pengalaman untuk warga lain juga,” sebut Dedy.

Sementara Kepala Desa Alas Cyprianus Nahak Bauk hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi terkait laporan warganya itu. (Joka)

  • Bagikan