Covid-19, Angka Kemiskinan TTU Bertambah

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Situasi pandemi coronna virus (Covid-19) yang melanda negeri ini sejak tahun 2020 membawa dampak negatif terhadap pendapatan dan perekonomian  negara.

Dampak Covid-19 tidak hanya berpengaruh di tingkat nasional namun berpengaruh hingga daerah, termasuk kabupaten Timor Tengah Utara.

Bupati Timor Tengah Utara David Juandi dalam webinar yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengakui adanya pengaruh tersebut. Angka kemiskinan masa pademi covid mengalami peningkatan.

Hal ini disampaikan Bupati TTU saat tampil sebagai salah satu narasumber dalam Webinar yang diselenggarakan Sabtu (12/6/2021) menggambarkan, kondisi kemiskinan Kabupaten TTU sebelum terjadi pandemi covid-19 dan pada saat pandemi Covid saat ini. 

Baca Juga:  Musrenbang RPJMD TTU, Ketua DPRD Minta Pemkab Belajar Dari Lembata

Dijelaskan, angka kemiskinan berdasarkan data dari BPS Tahun 2021 menunjukkan terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin TTU akibat Covid-19 yaitu dari 56.940 orang pada tahun 2019 menjadi 56.980 orang pada tahun 2020 atau sebanyak 40 orang.

Bupati TTU mengungkapkan hal tersebut saat membawakan materi dengan judul “Upaya Penanggulangan Kemiskinan di TTU Sebelum dan Pada Masa Pademi Covid 19”.

Menurut Bupati, Pemkab TTU telah melaksanakan dan menetapkan berbagai program dan kegiatan dalam upaya pemuliham ekonomi masyarakat guna menekan angka kemiskinan di Kabupaten yang berbatasan darat dengan Distric Oecusse Negara Republik Demokratik Timor Leste.

Baca Juga:  Badai Berlalu, Bupati TTU Panen Padi Sawah Tadahan di Anleu

Sementara Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dam Bisnis selaku Koordinator Webinar Nasional Fredrik Nale dalam laporannya mengatakan, urang lebih 24 bulan negeri kita dilanda pandemi covid-19 hampir melumpuhkan perekonomian nasional.

Dikatakan pertumbuham ekonomi merosot hingga pada angka minus.
Karena itu diperlukan berbagai upaya yang optimal dari semua komponen bangsa ini untuk mengembalikan kondisi yang terpuruk ini.

Baca Juga:  Sebuah Kado Dari Ny. Susan Binsasi di Hari Liburan Bagi Warga Lanaus

Salah satunya melalui kajian-kajian ilmiah dari lembaga-lembaga pendidikan seperti yang dilakukan oleh Universitas Negeri  Timor saat ini.

Sementara itu Rektor Universitas Negeri Timor, Stefanus Sio dalam sambutan pembukaan mengatakan bahwa tantangan perguruan tinggi saat ini dalam masa pendemi Covid-19 adalah membantu pemerintah untuk melakukan kajian-kajian ilmiah dalam mendukung proses pemulihan ekonomi bangsa.

Selain itu juga lanjut Stefanus yang tidak kalah pentingnya  adalah wajib menciptakan kader-kader atau lulusan perguruan tinggi yang berkualitas dan mampu bersaing di dunia kerja yang penuh dengan dinamika dan tantangan. (Kend)

  • Bagikan
error: Content is protected !!