CU Kasih Sejahtera Gelar Bimtek Hortikultura dan Anggur

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua || Lembaga Credit Union (CU) Kasih Sejahtera mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis ( Bimtek) Hortikurtura untuk para aktivis di Emaus Keuskupan Atambua.

Kegiatan Bimtek digelar selama dua hari yakni 4 juni hingga 5 Juni 2021.

Romo Thadeus Thaal Pr mewakili pengurus CU Kasih Sejahtera dalam sambutannya mengatakan kegiatan Bimtek Pertanian Hortikultura merupakan program lembaga yang bertujuan untuk melatih aktivis untuk berdaya saing dan menjadi contoh untuk anggota di Kantor Pelayanan (KP) CU Kasih Sejahtera masing-masing.

Baca Juga:  Wabup Belu Imbau Hilangkan Ego Institusi, Tunjukan Etika dan Integritas ASN

Menurut Romo Thadeus yang juga sebagai Komite Kredit KP Betun ini berharap dalam kegiatan Bimtek para aktivis Komite Pokti bisa menambah pengalaman. Sekaligus bisa meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

” Kita harap melalui Bimtek bisa menambah pengalaman juga meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” tandas Romo Thadeus.

Sementara Fasilitator Penyuluh Pertanian Belu, Flavianus Lau mengatakan, kehadiran penyuluh bukan sebagai guru tetapi sekedar berbagi pengalaman. Melalui Bimtek Hortikultura bisa tercapai mimpi bersama yang tujuannya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota dan keluarga.

Baca Juga:  Kepingin Santai, dr. Oktelin Lepas Dirut RSUPP Betun

” Kami disini bukan guru tetapi lewat bimtek hortikultura kita bisa berbagi pengalaman bersama untuk tujuan yang baik yakni kesejahteraan keluarga serta anggota di tempat kita masing-masing,” tandas Flavianus yang juga sebagai Komite Kredit Kantor Pelayanan Atambua.

Serupa disampaikan Christo MY Kofi, motivator petani sukses dalam sharingnya menyampaikan tips tips untuk mencapai kesuksesan. Menurutnya peserta yang hadir dalam kegiatan ini merupakan petani murni yang sukses menggeluti bidang pertanian bila serius dan fokus kembangkan usaha bertani.

Baca Juga:  Genjot Ekonomi Masyarakat, Projamin Belu Bergerak di Pandemi Covid-19

“ Kita harus memulai dengan menganalisa kebutuhan pasar sehingga hasil pertanian bisa mendapat harga saat dibawah kepasaran,” tandasnya.

Sekedar tahu, Bimtek Hortikultura diikuti 36 orang aktivis yang tersebar di 12 Kantor Pelayanan( KP) meliputi kabupaten Belu, TTU dan Malaka.

Rencana tindaklanjut dari kegiatan ini para aktivis langsung studi kasus di lahan milik Keuskupan Atambua yang dalam target akan dijadikan Atambua Eden.

  • Bagikan
error: Content is protected !!