Deni Kinbenu Buka Kartu Ratusan Karyawan Jadi Korban PT. SKM

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Ratusan karyawanan PT. Sari Karya Mandiri (SKM), belum terdaftar pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Informasi ini dibuka Daniel J. Kinbenu, karyawan PT. SKM korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang sudah mengabdi 16 tahun tanpa diberikan jaminan haknya.

Ia merasa heran bersama para pekerja di PT SKM itu sudah lama bekerja tetapi sampai saat ini belum terdaftar ke Nakertrans Kabupaten TTU.

” PT SKM tidak mendaftarkan karyawannya kepada ke BPJS Ketenagakerjaan termasuk saya. Padahal pemerintah sudah memberitahu dan melakukan sosialisasi,” sebut Daniel yang biasa disapa Deni Kinbenu .

Baca Juga:  Siswi Tidak Disertakan Dalam UAS, Wakil Bupati TTU Langsung Datangi Sekolah

Bukan hanya itu Deni menuturkan nasib tenaga kerja di PT SKM pun belum didaftarkan sebagai penerima jaminan sosial. Meski pemerintah sudah berulang kali mengimbau pekerja yang ada di wilayah setempat untuk wajib mendaftarkan karyawannya. Sehingga jaminan pesangon dan jaminan kesehatan BPJS merupakan hak karyawan yang harus dipenuhi.

” Saya menjadi korban dan mewakili karyawan lainnya yang tidak mau bersuara saya harus buka. Sampai sekarang ratusan karyawan belum terdaftar di Nakertrans,” ujar Deni.

Deni mencontohkan dirinya sudah bekerja sejak tahun 2004 hingga tahun 2020 diberhentikan tidak melalui prosedur. Bahkan diberhentikan tanpa dibayar hak pesangon bahkan tidak pernah diikutkan dalam program jaminan sosial tenaga kerja.

Baca Juga:  Fronteira Garden Hadir di Batas Negara Ajak Petani Milineal

” Sayu lapor di Nakertrans untuk ditelusuri karena semua karyawan di SKM dipastikan tidak terdaftar di Kantor Nakertrans Kabupaten TTU. Padahal kalau resmi terdaftar maka setiap karyawan mendapat jaminan sosial di BPJS Ketenagakerjaan, supaya ketika sakit, atau kecelakaan, bahkan sampai meninggal anak dan istri mendapatkan jaminan,” sebut Deni.

Ia menambahkan, pihak BPJS pernah dihadirkan melakukan sosialisasi dan mengimbau kepada pekerja yang belum terdaftar agar bekerjasama ikut didaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Tetapi setelah dilakukan sosialisasi perusahaan belum juga mendaftar hingga saat ini.

Baca Juga:  Belu Berduka Lagi, Sudah Tujuh Korban Covid di TPU Masmae

Terhadap pengaduan Deni Kinbenu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten TTU, Simon Soge saat dikonfirmasi wartawan mengatakan sudah mendapat informasi.

Namun masih berkoordinasi dengan bidang teknis untuk memastikan status BPJS Ketenagakerjaan para tenaga kerja PT. Sari Karya Mandiri (SKM)

“Kita masih fokus untuk materi mediasi. Nanti saya cek dulu ke bidang yang menangani, apakah sudah terdaftar atau belum,” tandas mantan Kepala Dinas Sosial ini. (Bell/C7)

  • Bagikan
error: Content is protected !!