Dinas PKO Gelar Pelatihan Menjahit, PKK TTU Dukung

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga menggelar pelatihan tingkat mahir menjahit bagi kader pemuda Kabupaten TTU tahun 2021.

Pelatihan yang dilakukan Bidang Olahraga  dan Kepemudaan ini menggandeng dua Lembaga Pelatihan Menjahit (LPM) Feto Mone Yabiku NTT dan Lembaga Pelatihan (LPM) Pah Timor untuk 22 pemuda yang terdiri dari 21 perempuan dan 1 laki-laki.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati TTU yang diwakili oleh Asisten III,  Raymundus Thall. Hadir Ketua Tim Penggerak PKK TTU, Elfira B Ogom, Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga TTU, Yosef Luiz Mokos, Direktris Yayasan Amnau Bife Kuan (YABIKU) NTT Filly Tahu.

Baca Juga:  Rapat DPRD Bersama Pemkab Malaka Memanas

Bupati TTU, David Juandi dalam sambutannya yang dibacakan mengatakan, pemerintah melalui program pengembangan kepemudaan dan olahraga dan program lainnya berupaya mendorong perkembangan kualitas pemuda di TTU dengan menciptakan berbagai wadah untuk pengembangan kreatifitas.

“Mereka  bukan hanya sebatas memiliki pengetahuan menjahit tetapi harus mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Karena melalui keterampilan menjahit anak-anak muda dapat membangun usaha dan mendapatkan sumber pendapatan bagi dirinya dan keluarga,”kata Bupati TTU.

Sementara Kepala Bidang Olahraga dan Kepemudaan, Guido Valadares di ruang kerja Rabu (16/6/2021) menjelaskan, pelatihan ini bertujuan selain untuk mengembangankan potensi orang muda untuk lebih kreatif dan inovatif serta memiliki kemampuan dan keterampilan. Diharapkan memiliki usaha menjahit sehingga meningkatkan pendapatan bagi pemuda di kabupaten TTU.

Baca Juga:  Salah Kelola Dana Desa, Jaksa Tahan Kades dan Bendahara Naekake B, Mutis

Sementara itu Ketua PKK  TTU, Dra. Elfira B Ogom di rumah jabatan Rabu (16/6/2021) mengatakan, PKK TTU mendukung kegiatan pelatihan tingkat menjahit bagi kader pemuda di TTU itu yang dilakukan Dinas PKO. 
Menurut  Ny. Elfira, pemuda TTU banyak memiliki potensi namun belum dikembangka secara optimal.
Dijelaskan, kegiatan yang digelar oleh Bidang olahraga dan kepumudaan ini akan ditindaklajuti. “Kami merencanakan sejumlah peserta akan dikumpulkan di bawah bimbingan PKK membangun sebuah usaha berupa Ardshop dimana hasil usaha menjahit akan dijual pada ardshop tersebut.

Baca Juga:  Bertindak Preman, Korban Minta Polisi Amankan Kades Banfanu

Selain itu, dalam pengembangan kelompok menjahit bimbingan PKK TTU tersebut akan lebih fokus pada panggadaan pakaian anak TK dimana selama ini masyarakat yang lebih menuju para pedagang kualitasnya kurang dijamin.
“Kalau sudah berkembang baru kita lirik segmen pasar yang lebih luas,” tegas istri David Juandi Bupati TTU ini.

Ketua PKK TTU ini mengatakan, jika rencana usaha tersebut sudah berjalan pihaknya siap untuk bersaing dan akan berusah untuk menampilkan keunggulan produk PKK TTU terutama kualitas produk lokal. (Kend)

  • Bagikan
error: Content is protected !!