BAP Ditunda, Direktur SKM Tidak Hadir Mediasi

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur menghadirkan pihak pelapor Daniel J. Kinbenu alias Deni selaku mantan karyawan dan Direktur PT. Sari Karya Mandiri Hironimus Taolin (Bos Hemus).

Jalannya mediasi dipimpin kepala bidang (Kabid) Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Epafras Jedid Kapitan berlangsung di Dinas Nakertrans TTU Selasa (22/6/ 2021).

Hadir pihak pelapor Daniel J. Kinbenu di dampingi Direktur Lakmas NTT Viktor Emanuel Manbait. Sedangkan terlapor Direktur PT. Sari Karya Mandiri (SKM), Hironimus Taolin tidak hadir dalam pertemuan mediasi. Pihak terlapor diwakilkan oleh kuasa hukum, Robertus Salu dan dua rekan kuasa hukum. Tetapi mediasi tahap awal menuai jalan buntu karena karena ada hal teknis yang harus dijawab langsung Direktur SKM Hironimus Taolin.

Baca Juga:  Pidato Perdana Bupati Malaka Buka Bukaan

Kepala Dinas Nakertrans TTU melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Epafras Jedid Kapitan saat dikonfirmasi mengatakan kedua pihak sudah hadir untuk menjalani mediasi tahap I. Tetapi keterangan BAP ada hal teknis yang harus dijawab langsung Direktur PT. SKM Hironimus Taolin sehingga mediasi di tunda ke tahap II.

” Kedua pihak hadir mediasi, pelapor Daniel selaku tenaga kerja di dampingi Lakmas NTT sedangkan PT. SKM dihadiri kuasa hukum Robet Salu bersama dua rekannya. Tetapi ada hal urgent yang tidak bisa dijelaskan sehingga mediasi ditunda ke tahap II,” tandas Kapitan.

Menurutnya Dinas Nakertrans bersepakat dengan pihak pelapor dan terlapor untuk mediasi tahap II pada Jumat 2 Juli 2021 mendatang. Pada mediasi ini dihadiri langsung Direktur PT SKM untuk bisa di ambil berita acara pemeriksaan (BAP) karena dari tenaga kerja selaku pelapor sudah selesai BAP.

Baca Juga:  HUT Ke-57, IKatan Isteri Partai Golkar TTU Berbagi Kasih Ini Lokasinya

Direktur Lakmas NTT, Viktor E. Manbait selaku pendamping mengatakan pihaknya ingin menyelesaikan secara baik melalui mediasi. Sehingga para pihak merasa puas dan adil akan hak seseorang tidak ada yang dirugikan.

Untuk itu Viktor sepakat dengan menunda mediasi awal ke tahap II karena butuh kehadiran Hironimus Taolin selaku Direktur PT. SKM bisa menjelaskan sendiri. Sebab mediasi awal ada hal teknis yang harus dijelaskan sendiri oleh Direktus SKM.

Sementara Kuasa Hukum PT. SKM Robertus Salu mengatakan PT. SKM sangat menghargai mediasi yang dilakukan Nakertrans TTU, sehingga pihaknya sebagai kuasa hukum perusahaan SKM hadir mediasi. Ia berarap masalah ini bisa diselesaikan secara damai, dan bisa juga diselesaikan di luar agenda mediasi tahap berikutnya.

Baca Juga:  Deni Kinbenu Laporkan Direktur PT. SKM Ke Nakertrans TTU

Untuk lanjut Robert perlu dibangun komunikasi baik antara kuasa hukum PT SKM dengan Lakmas selaku pendamping Deni selaku tenaga kerja.

Sebelumnya Daniel J. Kinbenu selaku karyawan mengadukan PT. Sari Karya Mandiri (SKM) kepada Dinas Nakertrans TTU, tertanggal 16 Juni 2021. Tindaklanjutnya Dinas Nakertrans TTU mengeluarkan surat panggilan kepada kedua pihak untuk mediasi tahap I pada Selasa 22 Juni 2021.

Mediasi terkait laporan Daniel J. Kinbenu, karena selain di-PKH secara sepihak juga tidak pernah mendapat upah saat menjadi karyawan sejak 2004 hingga 2020. Bahkan pelapor ini sempat dipercaya menjadi Direktur dalam managemen SKM tetapi juga tidak diberikan upah. (Bell/C7)

  • Bagikan
error: Content is protected !!