Dishub Belu Buka Pelayanan KIR Pemilik Kendaraan Disilahkan

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua || Dinas Perhubungan Kabupaten Belu saat ini membuka pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR).

Pemilik kendaraan yang ingin menguji kendaraannya silahkan datangi kantor UPTD Terminal Lolowa Atambua.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belu Siktus Parera saat ditemui diruang kerjanya Selasa (12/10/2021) menjelaskan pelayanan KIR yang selama ini di Soe dan Kupang, sudah bisa dilakukan di Atambua, Kabupaten Belu.

” Kita di Belu sudah ada pelayanan KIR. Kita sudah bisa menghemat waktu, tenaga dan biaya untuk masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.

Mantan Camat Kota Atambua berharap masyarakat yang memiliki kendaran bermotor bisa memanfaatkan kesempatan layananan ini untuk datang ke UPTD Terminal Lolawa. Pelayanan mulai tanggal 18 Oktober hingga 10 Desember 2021 setiap jam 08.00 witta.

Baca Juga:  Kepala Inspektur Optimis Pemeriksaan Para Kades Tepat Waktu

Siktus menegaskan, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dilakukan setiap hari sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk datang melakukan KIR.

” Tidak ada yang istimewa baik kendaraan Dinas, pibadi dan umum. Kami menghimbau masyarakat untuk datang melakukan KIR waktu hanya 45 hari,” ujar Siktus.

Sementara itu, Kepala Seksi Prasarana Dinas Perhubungan Belu, Gaspar Kleden mengatakan kerja sama yang dilakukan itu berkaitan dengan pengadaan mobil KIR yang bersifat mobile sehingga berapa pun kendaraan yang ingin melakukan KIR pada hari itu bisa diatasi semuanya.

Baca Juga:  Lumbung Kering Kantong Petani Kosong, Program RPM di Sorot Gagal

Menurut Gaspar, strategi pelayanan ini untuk mempecepat proses sosialisasi sehingga informasi ini bisa secepatnya diketahui oleh masyarakat. Pihaknya menginformasikan kesempatan layananan KIR melalui radio, media cetak dan elektronik.

” Informasi melalui radio, media cetak dan onl8be dan sosialisasi keliling. Kita bersurat kepada Camat untuk mensosialisasikan kepada masyarakat lewat Kepala Desa sehingga masyarakat tingkat paling bawah bisa tau,” ujarnya.

Baca Juga:  Ditembak 10 Kali, Sopir Taksi Online Selamat

Target jumlah kendaraan yang harus dilakukan uji kelayakan sebanyak 3.250 unit yang beroperasi di wilayah Belu. Ini menjadi salah satu potensi besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita bekerjasama pihak kepolisian dalan hal ini pengatur lalu lintas untuk tilang, tidak ada denda tapi wajib untuk masuk KIR,’’ tandasnya.

Bukan hanya itu Dishub Belu juga terus berupaya menata kendaraan dan lalulintas transportasi yang ada di wilayah perbatasan RI- Timor Leste.

Buktinya kini mulai diaktifkan kembali 3 unit terminal tipe C di wilayah Belu. (Ren/ Azka)

  • Bagikan
error: Content is protected !!