Dua Pasien Covid Belu Tiba di Surabaya, Begini Komentar Medevac One Care Partner Pesawat Evakuasi

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang- Dua pasien yang terkonfirmasi Covid-19 asal Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, akhirnya tiba di Bandara Juanda Kamis (21/1/2021) sekira pukul 15.00 Wib.

Keduanya men-carter pesawat dari pihak Medevac One Care menggunakan pesawat Dimonim Air. Pesawat jenis Cessna Caravan PK-HVS Take Off dari Bandara A.A Bere Tallo Atambua pukul 10.20 Witta.

Pesawat yang membawa dua pasien Covid sempat transit di Bandara Komodo Labuan Bajo untuk pengisian bahan bakar minyak.

I Wayan Sukadhana selaku Pimpinan One Care Partner saat dikonfirmasi media ini membenarkan pelayanan One Care terhadap kedua pasien positif Covid-19.

Baca Juga:  Diantar Berobat, Pasien Covid-19 Asal Belu Pakai Pesawat Carter

Kedua pasien di jemput dari Atambua Kabupaten Belu ke Surabaya. Sebagai partner Medevac One Care sudah memberikan layanan khusus seperti kasus suspect  Covid-19.

“Ada 2 pasien yang dijemput dengan perlengkapan isolation pod menggunakan jenis pesawat Cessna Caravan. Team medis dilengkapi PPE level 4 dengan masker PAPR,” ujar Wayan.

Lebih lanjut Dhana mengatakan penerbangan dari Bandara AA Bere Tallo Haliwen Atambua sempat transit di Labuan Bajo untuk pengisian bahan bakar dan melanjutkan penerbangan menuju Bandara Juanda Surabaya.

” Pesawat yang angkut pasien sudah landing di bandara Juanda dan langsung ke rumah sakit untuk bertemu dokter,” ujar Dhana.

Baca Juga:  Diantar Berobat, Pasien Covid-19 Asal Belu Pakai Pesawat Carter

Sementara sumber informasi media ini menyebutkan dua pasien terkonfirmasi Covid asal Belu nekat men-carter pesawat melalui perusahaan evakuasi One Care dengan biaya sendiri.

Pesawat yang membawa kedua pasien take off dari Bandara A.A. Bere Tallo Kamis (21/1/2021)pada pukul 10.20 Wita.

Recananya, kedua pasien akan dibawa ke RS Mitra keluarga Kenjeran, Surabaya.

Kedua pasien merupakan pemilik Toko Sin dan UD Setia Atambua. Tempat usaha dari pasien itu satunya berada di pasar lama dan pasar baru.

Baca Juga:  Diantar Berobat, Pasien Covid-19 Asal Belu Pakai Pesawat Carter

Satu pasiennya sempat diisolasi di ruang Covid RSUD Gabriel Manek SVD Atambua. Sedangkan pasien satunya menjalani isolasi di rumah tetapi tak kunjung pulih. Sehingga kedua pasien yang berprofesi sebagai pengusaha mencarter pesawat untuk berobat ke Surabaya.

” Kasian sudah berobat tapi tidak sembuh. Mungkin peralatan kurang memadai sehingga memilih untuk berobat di Surabaya. Sebab covid-19 kalau terlambat penanganan bisa bahaya,” ujar sumber media ini yang mengaku masih keluarga dengan pasien. (Ren/05-TB)

Editor Giovanni E. Neno

  • Bagikan