Duh! Oknum Ketua RT di Oesapa Diduga Teler Miras dan Aniaya Mahasiswa

  • Bagikan

TimorBerita.Kupang – Yoseph Mone (YM) Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, diduga teler minuman keras (Miras) sehingga memaki menganiaya mahasiswi AK dan HT di wilayahnya.

Bahkan tindakan YM sebagai kepala wilayah dengan berdalilkan pandemi covid -19, diikuti warga sekitar mengeroyok dua korban lainnya EJL dan BIT. Peristiwa itu terjadi Rabu (20/1/2021) siang di penginapan kost Anima Oesapa.

Para korban kepada media ini menuturkan peristiwa bermula saat korban HT dan AK mahasiswa Unwira Kupang hendak memberikan selamat kepada sepupunya di Kost Anima Oesapa yang baru saja lulus ujian skripsi.

Baca Juga:  Nasib Imigran Afganistan "Gelap" Pemprov NTT Cari Solusi Terbaik

Saat tiba di lokasi dan belum lama duduk, spontan mereka didatangi YM sebagai Ketua RT dalam keadaan teler miras langsung membubarkan sekelompok mahasiswa. Alasannya pandemi covid -19 sehingga tidak ada kerumunan.

” Kami yang duduk itu hanya lima orang sa. Bapak RT yang justru datang dalam keadaan miras dari acara kumpul keluarganya,” kisah korban HT diamini korban lainnya.

Para korban menuturkan saat tiba Ketua RT mendekati mahasiswi AK dan memukulnya di bagian dada sebanyak dua kali. Tak terima perlakuan tidak wajar itu, sehingga HT rekannya menarik AK untuk menjauh apalagi yang dipukul seorang perempuan.

Baca Juga:  Dinas PKO Gelar Pelatihan Menjahit, PKK TTU Dukung

” Saat saya suruh AK untuk menjauh, Bapak RT malah memaki HT lagi dengan sebutan anjing, babi, kerbau, binatang,” ujar HT.

Bukan hanya itu EJL melihat sepupunya HT dikasari dengan kata – kata tidak senonoh, ia lalu menegur agar tidak memaki. Apalagi korban HT yang baru mendapat pukulan seorang perempuan.

Tetapi, teguran EJL itu justru mendatangkan petaka. Ketua RT tidak terima teguran dan berusaha meninju EJL berulang kali. Lantaran kondisi teler sehingga terjatuh akibat kondisi tubuh yang tidak seimbang.

Warga sekitar yang tidak mengetahui kejadian itu, menuduh EJL yang telah memukul Ketua RT hingga terjatuh. Sehingga spontan mengeroyok EJL memukul menendang dan melempari batu ke arah EJL di sekujur tubuhnya hingga tak berdaya.

Baca Juga:  Sadis, Sopir Truk Bunuh dan Perkosa Dua Gadis

Akibatnya, EJL menderita luka robek, bengkak, memar dan lebam di sejumlah titik badannya. Korban susah diajak bicara karena masih terasa sakit. Selain EJL, korban BIT juga ikut dianiaya saat berusaha meminta massa untuk berhenti mengeroyok EJL.

” Saya berusaha melerai karena EJL sudah parah. Tapi saya juga kena gebuk,” ujar BIT.

Usai pengeroyokan para korban mendatangi Polsek Kelapa Lima sekitar pukul 17.00 Wita untuk membuat laporan polisi. Tetapi pihak kepolisian menawarkan jalan damai kepada kedua belah pihak.

  • Bagikan