Dukung Listrik Masuk Kampung “Gelap” Oetalus, Pemdes Alokasi Biaya Meteran

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Plt. Kepala Desa Oetalus, Kecamatan Bikomi Selatan, Gabriel Ganggur menyambut niat baik dari Wakil Bupati Timor Tengah Utara, Eusabius Binsasi, terkait upaya masuknya jaringan listrik di kampung “gelap” Oetalus.

Masyarakat di kampung ini tentunya sangat senang bila sudah ada realisasi masuknya jaringan listrik sebab sudah lama warga sangat merindukan penerangan listrik.

Hal ini disampaikan Plt. Kades Oelami Gabriel Ganggur kepada TimorBerita saat ditemui di kediamaannya Noemeto, Kelurahan Tubuhue, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kamis (13/5/2021).

Menurut Gabriel, niat baik yang disampaikan Wakil Bupati TTU untuk membantu memperjuangkan jaringan masuk ke wilayah Dusun 2, Desa Oetalus ini perlu diapresiasi dengan baik. Karena memang perjuangan untuk listrik masuk ke dusun yang sangat dekat dengan gedung DPRD TTU, sekitar 500 meter ini sudah cukup lama.

Bahkan, menurut Plt Kades, sejak dirinya ditunjuk dan dilantik jadi Plt, ia sudah berulangkali menyampaikan hal ini kepada PLN Cabang Kefamenanu. Tetapi tetap saja listrik belum juga masuk ke wilayah itu sampai hari ini.

Baca Juga:  Wakil Rakyat Belu Banting Kursi dan Lempar Mikrofon Jadi Tontonan Bupati dan Masyarakat

“Jadi, saya atas nama masyarakat dan pemerintah desa menyampaikan terima kasih kepada bupati dan wakil bupati yang mau membantu kami sehingga listrik bisa masuk ke wilayah dusun tersebut. Inilah yang selama ini kita dari pemerintah desa dan masyarakat Oetalus sangat mengharapkannya,” tegasnya.

Staf pada kantor Kecamatan Bikomi Selatan menguraikan, sebetulnya berdasarkan petunjuk BPMD TTU, untuk mendukung program tersebut pemerintah desa Oetalus telah dalam rancangan RKPDes tahun 2021 dialokasikan anggaran sebesar Rp 105 juta untuk pemasangan meteran listrik.
Namun berdasakan komunikasi dengan PLN pemasangan jaringan ke dusun tersebut baru akan terlaksana pada Oktober mendatang. Sehingga pihaknya sesuai hasil asistensi anggaran terakhir dengan BPMD terpaksa mengalihkan dukungan anggaran untuk penambahan volume program perumahan.

” Namun karena belum diambil nomor hukumnya jadi bisa berubah jika ada komunikasi pimpinan dengan pimpinan dapat memastikan pemasangan jaringan tersebut ke wilayah tersebut.

Baca Juga:  Wakil Bupati TTU Beri Harapan Baru Bagi Warga Kampung "Gelap" Oetalus

“Ya, komunikasi saya dengan PLN ke Kefamenanu, pemasangan jaringan masuk ke pemukiman dusun termasuk dusun 2 Oetalus baru bisa terlaksana pada Oktober. Sehingga kami kuatir kalau mengalami pergeseran ke akhir tahun dan atau bergeser ke awal tahun maka dukungan dana yang kami sediakan tidak dapat diserap maka akan terjadi Silpa,” tandasnya.

Lanjut Gabriel tetapi jika Wakil Bupati bisa membantu berkomunikasi dengan Pimpinan PLN, maka pemerintah desa siap untuk mengalihkan kembali dana tersebut ke rancangn awal RKPDes Oetalus tahun 2021 untuk mendukung pemasangan meteran bagi 70-an KK terutama di dusun 2 tersebut.

” Saya siap untuk amankan keputusan tersebut apalagi sampai saat ini belum ada nomor hukum sehingga masih bisa berubah,” tandasnya.

Ia menambahkan, bila dibutuhkan dirinya siap mendampingi wakil bupati ke PLN untuk kepastian ini sebelum mendapatkan nomor hukum.

Baca Juga:  Siswi Tidak Disertakan Dalam UAS, Wakil Bupati TTU Langsung Datangi Sekolah


Namun bila tidak ada kepastian dari Pihak PLN untuk masalah tersebut maka dukungan anggaran dari pemerintah desa Oetalus sesuai hasil asistensi terakhir tetap dialihkan untuk menambah bantuan rumah kepada masyarakat yang awalnya 4 unit bertambah 2 unit menjadi 6 unit. Masing masing 2 unit di dusun 2 dan 4 unit di dusun 1 Desa Oetalus.

Diberitakan sebelumnya, Selasa (11/5/2021) Wakil Bupati TTU, Wakil Bupati TTU beri harapan baru bagi warga Kampung “Gelap” Oetalus kecamatan Bikomi Selatan. Wabup Binsasi, saat mendampingi istrinya Ny. Susana S. Binsasi Sarmaha untuk membagi kasih kepada warga di dusun 2 Oetalus.

Dihadapan warga Eusabius mengatakan, pemerintah kabupaten telah meneruskan permohonan pemasang jaringan listrik ke dusun tersebut dan telah mendapat persetujuan dari pihak PLN. Sehingga tidak lama lagi akan dilakukan pemasangan listrik di wilayah tersebut.

Kendati demikian, Eusabius berharap kepada masyarakat untuk bersabar. Karena semua ini membutuhkan proses. (Kend)

  • Bagikan