Dukung Pilkada Sukses, IMMALA Kupang Netral

  • Bagikan

Timorberita. Kupang – Organisasi Ikatan Mahasiswa Malaka
(IMMALA) Kupang menggelar masa penerimaan anggota baru (MPAB), masa bimbingan dan pelantikan anggota baru. Kegiatan ini diikuti 109 peserta yang berlangsung di Aula PGRI Kupang, Sabtu (17/10/2020).

Ketua Umum Immala Kupang Very Manek dalam sambutannya, mengatakan organisasi ini bersikap netral dalam hajatan Pilkada Malaka. Hajatan demokrasi menjadi pesta rakyat yang harus diikuti senang tanpa tekanan.

“Immala Kupang mendukung penuh dua paslon sebagai putera terbaik yang berkompetisi merebut Malaka,” tandasnya.

Lanjut Very, meski begitu sebagai pemilih rasional tentunya mendukung dan memberikan pilihan yang tepat untuk masa depan Malaka. Anggota memiliki tanggung jawab mendukung Pilkada agar berjalan aman lancar dan sukses.

“Sebagai mahasiswa kita harus memberi sikap dan teladan yang baik untuk masyarakat Malaka. Memberikan pencerahan yang baik agar Pilkada sukses,”pintanya.

Ia menuturkan pemuda sebagai harapan bangsa yang identik sebagai generasi yang idealis, progresif, dinamis dan memiliki integritas. Sehingga hal inilah yang menjadi keunggulan kaum muda dibanding kaum tua.

Baca Juga:  Musrenbang Digelar, Begini Pesan Pj Bupati Belu

“Ya meski dari segi pengalaman belum sama, tetapi sebagai pemuda tentunya memiliki tanggung jawab yang besar untuk membawa perubahan kemajuan daerah dan bangsa,” ungkapnya.

Menurut Very Manek peranan pemuda dalam kehidupan berbangsa dan negara saat ini, sebagai generasi penerus secara teguh dan konsisten harus melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya.

Untuk itu lanjut Very sebagai generasi pembaharu sesungguhnya berjuang untuk mewujudkan keadilan, kesejahteraan untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah dan bangsa.

Ia mengatakan mahasiswa sebagai agen perubahan tentunya harus dibuktikan sebagai kader yang benar-benar membawa perubahan. Seperti aktivis 98 para mahasiswa hadir memperjuangkan hak-hak rakyat.

“Sebagai pemuda jangan terlena dengan perkembangan zaman. Tetapi mahasiswa adalah penggerak mata rantai untuk membangun bangsa dan daerah ini,” tandas Mahasiswa Fisip Unwira Kupang.

Sementara Ketua Presedium Perhimpunan Mahasiswa katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang, Alfred Saunoah dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan MPAB dalam situasi pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga:  Hakim MK Tolak Petahana, Wajah Baru Pimpin Malaka dan Belu

Menurut Alfred, tentunya situasi pandemi membatasi kegiatan tatap muka tetapi bukan menjauhi semangat persaudaraan. Ia berharap semua peserta untuk tetap semangat dalam mengikuti proses yang ada. Dan jangan berhenti membatasi di lingkup Immala, tetapi dari komunitas ini silahkan bergabung di OKP nasional.

Sementara, Fredirikus R. Bau sebagai alumni Immala Kupang, mendukung Ketua dan Badan Pengurus Immala Kupang yang sudah melaksanakan Kegiatan MPAB ditengah Covid-9 dengan mematuhi protokol kesehatan.

Ia juga mengapresiasi partisipasi dan semangat peserta untuk terlibat dan mau belajar di organisasi Imalla Kupang. Sebab melalui organisasi bisa mendidik seseorang menjadi kader yang militan dan tangguh.

“Pilihannya tidak salah. Teruslah belajar untuk menempah diri. Sehingga kelak menjadi kader yang baik di tengah masyarakat,” tandas mantan wartawan Pos Kupang itu.

Baca Juga:  Politik Dikambing Hitamkan, Menjadi Momok Masyarakat

Fredirikus yang juga Ketua KPID NTT ini menegaskan kemewahan yang paling dibanggakan oleh mahasiswa adalah letak kekritisannya bukan tunduk pada penguasa. Mahasiswa sebagai agen pembaru tentunya rasional dalam berpikir dan bertindak. Tidak boleh didikte untuk hal yang salah. Tetapi harus berjuang untuk kepentingan orang banyak.

“Harus belajar dan belajar. Inilah tempatnya untuk mengasah diri menjadi kader. Dari Immala silahkan bergabung lagi di OKP Nasional, ada PMKRI, GMNI dan lainnya,” sebut Edi Bau panggilan Fredirikus.

Sekedar tahu, kegiatan ini di awali seremonial pembukaan yang diawali ibadat syukur yang dipimpin Fr.Bram. Tema kegiatan yang diusung “Dekontruksi resional menuju integritas kaum muda”.

Kegiatan ini diikuti 109 peserta. Tujuan kegiatan ini sebagai pembinaan kaderisasi berjenjang dalam wadah Immala Kupang. Dam wadah ini untuk menghimpun seluruh mahasiswa Malaka yang berada di Kota Kupang. (Joka)

  • Bagikan