Forum Pemuda NTT Desak Tahan Oknum Anggota DPRD Malaka Cs Tersangka Pengeroyokan Wartawan

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang – Forum Pemuda NTT meminta kepada Polda NTT agar serius memproses tuntas kasus pemukulan terhadap korban Bojes Seran wartawan Gardamalaka.com. Tiga tersangka salah satunya oknum anggota DPRD Malaka.

Ketua Forum pemuda NTT, Agustinus Budi Utomo Gilo Roma, melalui pers rilis yang di terima wartawan Jumat(18/12/2020), mengatakan setelah Polda NTT mengambil alih dari Polres Malaka, sejak November lalu. Maka harus ada ketegasan dari penyidik Polda. Tiga tersangka yang melakukan pemukulan perlu ditahan. Bukannya di biarkan bebas berkeliaran sebab bisa saja menghilangkan jejak bahkan pelaku melarikan diri .

“Tidak ada yang kebal hukum. Tiga tersangka harus diringkus dan ditahan bukannya dibiarkan berkeliaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Gunakan Honda Beat, Kapolda NTT Jangkau Korban Banjir Bandang Adonara

Mantan ketua presidium PMKRI Cabang Kupang ini mengatakan, perlu ada keseriusan penanganan penyidik agar. Sehingga kasus ini menjadi pelajaran untuk semua orang. Bahwa tindakan main hakim sendiri terhadap pekerja pers tidak dibenarkan oleh hukum. Sebab tehadap pekerja media saja terjadi sikap kekerasan apalagi terhadap masyarakat kecil tentunya lebih parah  tetapi bisa saja terjadi pembiaran.

“Ini masalah serius karena berkaitan dengan kode etik. Pers sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia,” tandas Bedi Roma.

Dikatakan tindakan oknum anggota dewan asal Fraksi Golkar tentunya melanggar hak asasi jurnalis. Jika kekerasan seperti ini di biarkan maka bisa terjadi di tempat lain. Sehingga bukan saja berdampak pada pidana.

Baca Juga:  Pengeroyokan Wartawan di Haitimuk Cukup Alat Bukti, Saksi Mengarah Tersangka

Golkar itu partai Besar, partai tua yang tentunya memahami prosedural menangani kadernya yang bermasalah hukum.

Dikatakan, jika berpotensi merugikan partai secara politik sebaiknya di tindak lanjuti sebagai bentuk pertangung jawaban kepada publik atas insiden ini. Jika ada mekanisme kepartaian tentunya akan di proses sehingga menjadi pembelajaran berharga untuk kader lain juga masyarakat.

“Harapan kita sebagai rakyat, Golkar harus menunjukan sikap sebagai partai yang menjujung tinggi hak asasi manusia. Saya yakin Golkar akan mengevaluasi kadernya yang bermasalah. Apalagi seorang pejabat publik menjadi panutan. Tidak melakukan tindakan kekerasan, apa lagi saat melakukan kekerasan menggunakan seragam lengkap Golkar,” tandas Bedi yang mengaku sangat mengenal dan dekat sosok ketua DPD I Golkar NTT.

Baca Juga:  Sebelum Habisi Nai Kiik, Pelaku Sempat Tanya Isteri Korban

Untuk di ketahui kejadian pengeroyokan wartawan Gardamalaka.com yang di lakukan oknum anggota DPRD Malaka Cs di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, pada 15 Oktober 2020. Perkara sudah di tangani Polres Malaka.

Tiga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, tetapi hingga saat ini kasusnya dilimpahkan ke Polda NTT tetapi tersangka berkeliaran belum berani di tahan Polisi. Ketiga tersangka yakni Raymundus Seran Klau (RSK) Sergius Fransiskus Klau (SFK), dan Yohanes Seran (YS). (Joka/Gio)

  • Bagikan