Frater Sil Zhage Dibuang Diselokan Jayapura Komnas Ham Desak Usut Pelaku Pembunuhan

  • Bagikan

TimorBerita. Jakarta – Kasus kematian Frater Silvester Zhage yang ditemukan di selokan di Kota Jayapura, Provinsi Papua menggemparkan publik khususnya umat katolik sejagat dunia.

Lantaran sosok misionaris yang satu ini ditemukan terbujur kaku di sebuah selokan di Jayapura. Frater Silvester Zhage yang dikenal menyuarakan keadilan dan penghapusan rasisme, diduga dibunuh orang tak dikenal sebelum hari Natal 24 Desember lalu.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara melalui akun twitternya @bekahapsara, Minggu (27/12/2020) meminta Polri untuk untuk segera mengusut tuntas pelaku pembunuhan terhadap korban Frater Zhage Sil.

Baca Juga:  Ini Daftar Desa Malaka Bermasalah, Potensi Kerugian Rp 8 Miliar

Ia meminta Polisi bertindak cepat menyelidiki kasus pembunuhan yang menimpa sosok misionaris ini. Sebab Indonesia negara hukum sehingga tidak lamban mengumsut kasus pembunuhan tersebut. Pelaku harus diproses hukum secara adil dan transparan.

“Polisi harus segera menyelidiki kasus terbunuhnya Frater Zhage Sil dan menemukan pelakunya. Untuk diproses hukum secara adil dan transparan,” tegas Beka dalam cuitan akun Twitter resminya @bekahapsara.

Baca Juga:  Realisasi Belanja Daerah TTU Tahun 2021 Baru 16, 27%

Informasi pembunuhan terhadap Frater Silfester Zhage oleh orang tak dikenal di Jayapura dan mayatnya dibuang ke selokan sebelumnya viral di media sosial. Tidak heran kasus tersebut menuai kecaman dari warganet.

Kematian Frater Zhage Sil disampaikan akun Twitter @KatolikG pada Minggu (27/12). Menanggapi informasi tersebut netizen mengucapkan belasungkawa dan mengecam keras tindakan keji itu.

Baca Juga:  Pastikan Bantuan Rp 2.6 miliar Untuk Belu, Ansi Lema Bertemu 13 Kelompok Tani

Mereka juga menuntut kepolisian agar segera menyelidiki kasus itu. “Turut berduka cita sedalam dalamnya. @DivHumas_Polri Ini bukan masalah sepele.. tolong atensinya..

Jangan sampai dipolitisir oleh mereka yg tidak menginginkan kedamaian di bumi Papua,” ujar akun @Mytrip19. (Ikatolik/ Gun/ Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!