Pilkada Malaka Gakkumdu Tetapkan YB Tersangka Dugaan Money Politik

  • Bagikan

TimorBerita. Betun – Lembaga Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Kabupaten Malaka akhirnya menetapkan YB sebagai tersangka dugaan money politik.

Oknum pelaku asal Desa Leunklot, Kecamatan Weliman diduga memberi sejumlah uang untuk pelapor agar memilih pasangan calon nomor urut 2, Stefanus Bria Seran dan Wendelinus Taolin (Paket SBS-WT). Kasus tersebut terjadi menjelang hari pemungutan suara Pilkada Malaka.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malaka, Petrus Nahak Manek saat dikonfirmasi Kamis (17/12/20) pagi, menjelaskan saksi terlapor atas nama YB sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan politik uang. Statusnya berubah menjadi tersangka setelah Tim Gakkumdu melakukan pemeriksaan para saksi baik pelapor dan terlapor.

Baca Juga:  Temui Warga Io Kufeu Simon dan Kim Tegaskan Maju Untuk Malaka Bukan Untuk Keluarga

“Saksi semua sudah diperiksa. Alat bukti sudah cukup kuat. Sehingga terlapor YB ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Dikatakan, atas penetapan tersangka, Gakkumdu sudah mengirimkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belu untuk dimulai proses hukum lebih lanjut. Perkembangan lebih lanjut tentunya menunggu saja proses hukum yang sedang berjalan.

Piter menuturkan dalam keterangan para saksi, tersangka YB diduga terlibat politik uang memberi sejumlah uang untuk mengarahkan korban agar memilih Paslon nomor urut 2 Paket SBS-WT.

Baca Juga:  Punya Hak Sama Sis PSI Malaka Ajak Perempuan Tampil di Panggung Politik

Sementara pelapor Herman Klau saat ditemui wartawan sebelumnya mengatakan peristiwa itu bermula saat terlapor YB mendatangi rumahnya di Desa Leunklot Kecamatan Weliman.

Kehadiran terlapor membawa sejumlah uang dan menyerahkan untuknya. Jumlah uang sebesar Rp 1. 500. 000 diberikan kepadanya bersama dan dua anggota keluarganya, masing-masing mendapat Rp 500. 000.

Herman menuturkan ajakan YB ditolak, tapi herannya saat di periksa yang bersangkutan menghadirkan saksi lain untuk membela diri. Padahal faktanya yang bersangkutan mendatangi dirinya dan memberikan uang untuk mencoblos paslon nomor urut 2. Sejumlah bukti berupa video dan uang terkem jelas.

Baca Juga:  Warga Hadang SN - KT di Jalan, Begini Alasannya

” Uang itu dikasih untuk bayar saya supaya coblos. Tapi saya tolak karena harga diri saya bukan dengan uang,” ujar Herman yang mengaku pendukung dan penjaga posko Paket SN-KT.

Herman mengaku kesal terhadap sikap YB sehingga akhinrya mengadukan kejadian yang dialaminya ke Kantor Bawaslu. Saat lapor juga menyerahkan sejumlah alat bukti berupa video rekaman dan bukti fisik uang. (Joka/ Tim)

  • Bagikan