Musrenbang Digelar, Begini Pesan Pj Bupati Belu

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua || Pemerintah Kabupaten Belu menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Belu untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2022.

Kegiatan Musrenbang yang digelar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah ( BP4D ) berlangsung di GOR L. A Bone Atambua, Selasa (20/4/2021).

Penjabat Bupati Belu Zakarias Moruk, dalam sambutannya mengatakan bahwa proses musrenbang mulai dari tahap musrenbangdus, musrenbang desa/kelurahan, musrenbang RKPD Kecamatan dan musrenbang RKPD kabupaten.

Dikatakan semua tingkatan Musrenbang merupakan rangkaian proses untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah. Menyepakati prioritas pembangunan daerah, program atau kegiatan, pagu indikatif, indikator, dan target kinerja serta lokasi.

Baca Juga:  Siswa SMK Kusuma Atambua Tampilkan Busana Butik, Desain Pribadi

” Kegiatan ini untuk selaraskan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan provinsi. Serta klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah Kabupaten atau Kota dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil musrenbang di Kecamatan,” tandasnya.

Zakarias mengatakan penyusunan program kegiatan yang menjadi prioritas pada RKPD Tahun Anggaran 2022 tentunya tidak terlepas dari arah kebijakan rencana pembangunan jangka panjang Daerah Kabupaten Belu 2005 – 2025.

Baca Juga:  Bupati TTU Terpilih, Imbau Pawai Kemenangan Dibatalkan

Saat ini telah memasuki tahapan ke IV ( 2020 – 2025 ) serta Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Belu terpilih yang akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) Kabupaten Belu Tahun 2021 – 2026.

” Saya sampaikan bahwa visi bupati dan wakil bupati terpilih adalah Masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif. Tentunya visi Bupati dan Wakil Bupati Belu Terpilih, masih selaras dan relevan dengan visi rencana Pembangunan jangka panjang daerah Kabupaten Belu Tahun 2005 – 2025 yaitu Belu sebagai Kabupaten perbatasan yang maju, mandiri, adil dan sejahtera 2025,” jelas Zakarias.

Baca Juga:  Lima Mahasiswa Terseret Ombak, Korban Meninggal Asal NTT

Menurut Zakarias, semuanya hanya akan terwujud dengan kerja keras, tulus ikhlas dan dukungan dari seluruh stakeholders pembangunan. Baik itu Pemerintah, masyarakat dan swasta di Kabupaten Belu. Serta dukungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

  • Bagikan
error: Content is protected !!