Ini Daftar Desa Malaka Bermasalah, Potensi Kerugian Rp 8 Miliar

  • Bagikan

TimorBerita. Betun || Bupati dan Wakil Bupati Malaka, mulai mengeksekusi komitmen 100 hari kerja untuk mengaudit keuangan dari desa hingga tingkat kabupaten.

Buktinya Kamis (6/5/2021) melakukan tatap muka bersama para kepala desa di Aula Kantor Bupati. Sesuai penegasan Bupati para kepala desa dan mantan kepala desa untuk mempercepat pengembalian kerugian negara dengan batasan waktu selama tiga hari.

Dari 80 desa terdapat 144 kasus yang menjadi temuan penyelewengan dana desa, dan akumulasi penyelewengan sebesar Rp 8.173. 405.157.
Hingga kini belum satu pun desa yang tuntas mengembalikan 100 persen temuan Inspektorat Daerah Malaka, atas pengelolaan ADD DD selama lima tahun berturut – turut dari TA 2014 hingga 2020.

Berikut nama Desa di Kabupaten Malaka yang bermasalah sesuai rekomendasi temuan inspektorat Kabupaten Malaka;

Baca Juga:  Surat Instruksi ASN Malaka Pantau TPS Jadi Viral, Praktisi Hukum Angkat Bicara

Tahun 2014-2015, Desa Lasaen, Desa Haliklaran, Desa Bone Tasea, Desa Tesa, Desa Forekmodok, Desa Rabasa Haerain, Desa Loro Tolus, Desa Laleten, Desa Uma Lawain, Desa Lamudur.

Tahun 2016,
Desa Haitimuk, Desa Boen, Desa Webriamata, Desa Nanebot, Desa Angkaes, Desa Wesey, Desa Umanen Lawalu, Desa Bakiruk, Desa Nauke Kusa, Desa Babotin Maemina, Desa Meo Troy, Desa Umalor, Desa Babotin, Desa Rainawe, Desa Wemeda, Desa Taka Rai.

Tahun 2018
, Desa Litemali, Desa Babulu Selatan, Desa Tunmat, Desa Sisi, Desa Kakaniuk, Desa Rabasa Haerain, Desa Oekmurak, Desa Angkaes, Desa Alas Utara, Desa Alas Selatan, Desa Manulea, Desa Uabau, Desa Tafuli 1, Desa Fatoin, Desa Kufeu, Desa Bani-bani.

Desa Wekeke, Desa Kotabiru, Desa Wkmidar, Desa Naet, Desa Motaain, Desa Babotin Selatan, Desa Kereana, Desa Loofoun, Desa Boen, Desa Biau, Desa Weain, Desa Nanin, Desa Fafoe, Desa Wederok, Desa Besikama, Desa Seserai, Desa Ikan Tuanbesi, Desa Alala, Desa Taaba, Desa Lakulo, Desa Rabasa, Desa Rabasa Biris.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Datangi Mapolres, Bupati Raymundus Diperiksa Awal Januari

Tahun 2019, Desa Wehali, Desa Dirma, Desa Lasaen, Desa Haliklaran, Desa Litemali, Desa Wekmidar, Desa Haitimuk, Desa Nanin, Desa Forekmodok, Desa Lamudur, Desa Maktihan, Desa Lakulo, Desa Sukun, Desa Alala, Desa Kateri, Desa Umanen Lawalu, Desa Bontas, Desa Ikan Tumbeis, Desa Bani-bani, Desa Umalor, Desa Besikama, Desa Oekmurak, Desa Oan Mane, Desa Naas, Desa Lawalu, Desa Raiulun, Desa Tuna Besi.

Desa Manumutin Silole, Desa Kereana, Desa Wemeda, Desa Naisau, Desa Umatoos, Desa Weoe, Desa Badarai, Desa Fatuaruin, Desa Beaneno, Desa Saenama, Desa Boen, Desa Rabasa Hain, Desa Weke, Desa Laleten, Desa Rainawe, Desa Nabutaek, Desa Alkani, Desa Umalawain, Desa Rabasa, Desa Babulu, Desa Tafuli, Desa Loofoun, Desa Naukekusa, Desa Builaran, Desa Babotin Selatan, Desa Tunmat, Desa Bereliku, Desa Angkaes, Desa Tafuli 1, Desa Rabasa Biris, Desa Alas Selatan, Desa Lamea, Desa Webetun.

Baca Juga:  Embung Oe Baki Sainama Rubuh, Belum Tau Penyebabnya

Temuan 2020, Desa Lakulo, Desa Besikama, Desa Lasaen, Desa Oan Mane, Desa Motaain, Desa Fafoe, Desa Umatoos, Desa Naas, Desa Maktihan, Desa Rabasa Hain, Desa Alkani, Desa Seserai, Desa Lorotolus, Desa Weoe, Desa As Manulea, Desa Badarai, Desa Manulea, Desa Lawalu, Desa Weseben, dan Desa Raiulun.

Inilah daftar nama desa temuan laporan hasil pemeriksaan Inspektorat yang terindikasi korupsi penyalagunaan keuangan dengan nilai bervariasi. Langkah selanjutnya apakah para Kepala sekolah SD dan SMP akan diaudit juga.? Tunggu saja. ( Vigal)

  • Bagikan