Jaksa Jemput Paksa Kades dan Bendahara di Rumah Anggota DPRD TTU

  • Bagikan

TimorBerita. Kefamenanu || Kepala Desa (Kades) Naekake B, Herminigildus Tob dan Bendahara Milikheor Tob, terpaksa dijemput paksa pada Selasa (13/4/2021) dini hari.

Keduanya di jemput paksa di rumah Anggota DPRD TTU, Paulinus Efi, di Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu. Keduanya di jemput paksa, lantaran mangkir dari panggilan penyidik.

Penyidik juga menyita satu unit mobil dump truck milik sang Kades. Mobil dump truck warna hijau dengan tulisan “Pelita Mas” disita karena diduga didapat dari hasil kejahatan.

Baca Juga:  Virus Corona, India Cetak Rekor Sehari 6 Ribu Kematian

Selain dump truck, Jaksa juga menyita sejumlah dokumen terkait pengelolaan dana desa tersebut. Dokumen disita didua tempat Maubeli dan Tunbakun.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kajari TTU, Robert Jimmy Lambila mengatakan keduanya mangkir. Sesuai jadwal keduanya dipanggil untuk menjalani pemeriksaan, pada Senin 12 April 2021.

Tetapi yang bersangkutan mangkir. Setelah ada kabar bahwa Kades dan Bendahara sedang berada di Kota, sehingga dijemput.

Baca Juga:  Kisah Raja Kloit Menolak Raja Mesir Bertandang di Malaka

Dikatakan selain mobil truck, penyidik juga menyita sejumlah dokumen dari tangan Kades dan bendahara yang disimpan di kontrakan Tunbakun.

Dikatakan upaya paksa yang dilakukan karena yang bersangkutan tidak kooperatif karena berupaya untuk menghalangi jadwal pemeriksaan.

” Kita akan telusuri lebih lanjut aset lainnya yang diduga didapat dari korupsi dana desa,” tandasnya.

Cuma tahu, saat ini Kades dan bendahara menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Negeri TTU. Selain itu pemeriksaan juga dilakukan terhadap TPK, bendahara dan pihak lainnya terkait dugaan korupsi dana desa.

Baca Juga:  Penuhi Panggilan Kedua, Bupati Raymundus Diperiksa Penyidik Polres TTU

Pengelolaan dana miliaran sudah lima tahun diduga syarat korupsi. Pengelolaan terhitung sejak tahun 2015 hingga 2019, tidak ada transparansi.

Semua item kegiatan fisik yang dikerjakan progresnya belum satu pun yang sudah rampung 100 persen. (Ven/Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!