Dijanji Dapat Bantuan Warga Desa Wederok Setor Uang

  • Bagikan

TimorBerita. Betun- Sejumlah warga di Desa Wederok Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, diduga menjadi korban pungutan liar (Pungli) oknum aparatur desa.

Warga ini dijanji akan menerima  bantuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari pemerintah pusat. Sehingga diminta untuk menyetor sejumlah uang dengan nilai berfariasi.

Sumber media ini menyebutkan dugaan pungutan liar itu terjadi sejak 2 September 2020 lalu. Besaran nilai pungutan berfariasi sasaran kurang lebih 100 warga calon penerima.

Warga yang memiliki rekening wajib setor Rp 50.000 per Kk. Sedangkan yang belum memiliki rekenening setor Rp 100.000.

Rupanya uang pungutan diduga sebagai pelicin sehingga bisa didaftar sebagai penerima bantuan UMKM.

Baca Juga:  Deklarasi Dukungan SN-KT "Membanjir" Biarkan Masyarakat Bebas Pilih

Tak puas warga pun terpaksa bersuara lantaran bantuan tak Kunjunng tiba. Mereka mengaku uang itu diserahkan langsung untuk Kepala Desa. Dengan janji mau didaftar untuk mendapatkan bantuan.

“Kami yang daftar sekitar 100 orang,” ujar sumber ini saat di temui Jumat (13/11/2020).

Ia mengaku sempat mempertanyakan kapan bantuan UMKM datang. Tetapi jawaban Kades bantuan sudah dibagikan.

Bantuan itu di urus oleh koperasi Pemodalan Nasional Madani (PNM) dan sudah di terima warga Wederok.

“Kami heran kalau benar bantuan yang cairkan melalui koperasi PNM sudah ada kenapa bukan kades yang urus,” kesal warga yang minta namanya dirahasiakan.

Baca Juga:  Warga Rinhat Nilai Sosok Simon - Kim Layak Kelola Potensi Malaka

Ia menduga uang yang sudah di terima  Kades entah untuk kepentingan apa. Karena sampai saat ini masyarakat belum terima bantuan UMKM. Tetapi bantuan yang di urus koperasi PNM, diklaim sebagai bantuan UMKM  yang dijanjikan Kades pada September.

Ia mengaku bersama warga lainnya sudah mengadu ke Polres Malaka pada dua pekan lalu, untuk ditelusuri. Sebab pihaknya menduga tindakan Kades salah dan keliru bisa saja uang yang dikumpulkan untuk kepentingan pribadi.

Hal serupa di sampaikan MS warga yang satu ini mengaku ikut juga setor uang. Tetapi sampai saat ini belum terima bantuan UMKM. Ia mengaku bantuan yang diterima dari Koperasi PNM.

Baca Juga:  Banjir Meluap di Badan Jalan Negara, Pelintas Dorong Motor

Saat hadir di Bank bersama sejumlah warga penerima, sempat dihampiri Kades dan mengeluarkan bahasa kalau bantuan yang diterima saat ini adalah bantuan yang dijanjikan Kades pada September lalu.

“Lihat ini uang kamu sudah terima bantuan to. nanti saya undang wartawan untuk liput karena kamu pernah lapor saya pungli. Nyatanya ini hari kamu terima bantuan,” ucap MS meniru perkataan Kades Wederok.

Sementara Kades Wederok Virgilius Tahu Nahak, saat dihubungi melalui telephone selulernya belum merespon. (Joka/ Tim)

  • Bagikan