Jelang Setahun Covid-19, Belu Zona Hijau Melonjak 220 Kasus

  • Bagikan

TimorBerita. Atambua- Pandemi Covid-19 di Indonesia sebentar lagi akan genap setahun tepatnya Maret ini. Jumlah kasus terkonfirmasi terus meningkat setiap harinya. Pemerintah terus mengimbau agar tetap waspada.

Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur sebelumnya berada pada posisi kedua status zona hijau untuk semua daerah se-NTT, akhirnya juga terpapar Covid. Data terakhir total kasus terkonfirmasi dari zona hijau melonjak 220 kasus.

Berikut ini rilisan data satuan tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Jumat (19/02/2021).Data tersebut dihimpun dari 17 puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan di Belu.

Baca Juga:  Biarawati Pasien Covid Keempat Belu Yang Meninggal

Perinciannya, pelaku perjalanan total 3.219, selesai pemantauan 3.212, dalam pemantauan 7 orang.

Jumlah suspek sebanyak 487 dan semuanya sudah selesai pemantauan. Kontak erat total 470 semuanya sudah selesai pemantauan.

Sedangkan untuk pasien terkonfirmasi positif sebanyak 220 kasus, yang sudah sembuh 187 kasus dan yang meninggal sebanyak 10 orang.

Sampai dengan hari ini total rapid antigen dengan hasil positif sebanyak 413 orang. Sedangkan total swab sebanyak 827 dengan hasil 587 negatif, 220 positif dan 20 Sampel masih menunggu hasil.

Sedangkan saat ini terdapat 2 pasien Covid yang dirawat di ruang UGD RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

Baca Juga:  Dokter dan Perawat Covid19 RS Sito Husada Atambua Ditutup

Juru Bicara Satgus Covid-19 Kabupaten Belu Kristoforus M. Loe Mau saat dikonfirmasi Jumat (19/2/2021) mengatakan pasien terkonfirmasi positif total 220 kasus.

Jumlah yang sudah sembuh 187 kasus, sedang dalam perawatan 23 orang. Sedangkan meninggal sebanyak 10 orang.

“ Jumlah yang sedang dalam perawatan saat ini sudah berkurang drastic dari jumlah hari kemarin,” tandasnya.

Kristoforus menghimbau semua lapisan masyarakat untuk tetap waspada. Tidak boleh lengah tetap menjaga pola hidup sehat, menjaga jarak dalam beraktivitas, menghindari kerumunan dan menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun.

Baca Juga:  Usai Dilantik, Agus dan Alo Pulang Belu Disambut Istimewa

“ Pemerintah mengimbau kita semua untuk tidak boleh lengah. Kita harus waspada, kita harus hentikan mata rantai penyebaran Covid,” ujarnya.  

Ia juga mengimbau warga Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah zona merah, agar  melaporkan diri ke posko satgas penanganan Covid-19.

Agar di periksa kesehatannya dan mendapat arahan medis. Bila ada gejala Covid tentunya wajib mengisolisakan diri secara mandiri agar melindungi diri, keluarga dan juga orang lain. (Ren-05/Red)

Editor Giovanni Elias

  • Bagikan