Jika Bupati Ngotot Buka, Para Tokoh Agama TTU Minta Polisi Bubarkan Pameran Pembangunan

  • Bagikan

KEFAMENANU, Timorberita.com–
Para tokoh agama di kabupaten Timor Tengah Utara kembali meminta Bupati TTU agar tidak memaksakan kehendak menyelenggarakan kegiatan pameran pembangunan menjelang HUT Kota Kefamenanu.

Para tokoh agama juga minta kepada Kapolres TTU untuk membubarkan kegiatan pameran pembangunan jika Bupati TTU tetap bersih keras, tidak mendengarkan penolakan dari sejumlah elemen masyarakat terutama dari FKUB TTU yang disampaikan beberapa waktu lalu.

Deken Kefamenanu, Rm Gerardus Saku, Pr menyampaikan hal tersebut usai menyerahkan surat pernyataan penolakan atas sikap pemerintah kabupaten yang dinilai sengat membahayakan umat manusia di kabupaten TTU ini kepada Pimpinan DPRD TTU, siang tadi.

Baca Juga:  BK DPRD Belu Periksa Oknum Anggota Fraksi Gerindra

Seperti disaksikan media ini, para tokoh agama Katolik yang dipimpinnya oleh Romo Deken sekitar pukul 13.40 WITA mendatangi kantor DPRD TTU. Hadir juga dari aktifis LSM, Viktor Manbait dan ketua PMKRI serta Ketua GMNI cabang Kefamenanu.

Sayangnya, para puluhan tokoh agama ini tidak dapat bertemu dengan para pimpinan maupun anggota DPRD TTU karena sedang melaksanakan asistensi anggaran di Provinsi NTT. Sehingga pernyataan penolakan para tokoh agama khususnya dari tokoh agama katolik ini diterima staf sekretariat Kasubag Rumah Tangga.

Baca Juga:  PMKRI Cabang Malaka Gelar Bhakti Sosial di Pantai Motadikin

Para tokoh agama katolik yang terdiri dari pastor, bruder,  suster,  frater, kemudian bergeser ke kantor Bupati. Sayangnya Bupati enggan bertemu alasan kesehatan. Para tokoh agama menolak bertemu Sekda Frans Tilis. Sehingga para Tokoh agama katolik itu bergerak bertemu Kapolres TTU menuntut agar menutup pameran pembangunan itu.

Sementara ini informasi yang diperoleh media ini, meski ada begitu banyak protes, namun Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt sore ini akan membuka secara resmi pameran pembangunan walaupun tanpa mengantongi ijin keramaian dari pihak Polres TTU.

Baca Juga:  Serahkan SK Tiga CPNS, Bupati TTU; Saya Dan Wakil Bupati Tepati Janji

Semula dijadwalkan pembukaannya Sejak (12/9/2020) akibat tidak mendapatkan ijin keramaian dari kepolisian dan ditolak oleh FKUB TTU. (Rey d)

  • Bagikan
error: Content is protected !!