Jual Tanah Aset Negara Kota Kupang, Siapa Tersangkanya

  • Bagikan

 

KUPANG,Timorberita.COM-Kejati NTT terus mengusut dugaan transaksi penjualan aset tanah Kota Kupang. Belum dipastikan siapa oknum pejabat yang bakal diseret jadi tersangka.

Informasi media ini menyebutkan kasus dugaan korupsi aset negara di jalan Veteran, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dan Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang tinggal menunggu penetapan tersangka.

Bahkan penetapan tersangka dua kasus dugaan korupsi aset negara itu tinggal menunggu hasil Perhitungan Kerugian Negara (PKN) dari BPKP Perwakilan NTT.

Baca Juga:  Kapolda NTT Dorong Anggota Asabri Tahu Hak dan Kewajiban

“Tersangka pastinya ditetapkan tapi kami masih menunggu hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP Perwakilan NTT,” tegas Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, kepada wartawan, Kamis (8/10/2020).

Menurut Abdul, terkait hasil perhitungan kerugian keuangan negara (PKN) dari BPKP Perwakilan NTT bakal diperoleh dalam pekan ini oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT. Sehingga ditunggu saja rilisan nilai kerugiannya.

Baca Juga:  Pastikan Bantuan Rp 2.6 miliar Untuk Belu, Ansi Lema Bertemu 13 Kelompok Tani

“Pekan ini hasil PKN dari BPKP Perwakilan NTT pasti sudah diperoleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati NTT,” tandas Abdul.

Menurutnya setelah hasil PKN dari BPKP Perwakilan NTT diperoleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT, maka akan dilakukan gelar perkara oleh penyidik untuk dilakukan penetapan tersangka.

Dikatakan rencananya, tim penyidik Tipidsus Kejati NTT bakal menggelar ekspose kedua kasus tersebut pada pekan depan sekaligus dilakukan penetapan tersangka.

Baca Juga:  Jaksa Geledah Kantor, Sita Handphone Bupati Manggarai Barat

“Rencananya minggu depan ekspose oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT setelah dapat hasil PKN minggu ini. Dan, ekspose itu dilakukan untuk penetapan tersangka,” sebutnya.(RL/Gio)

  • Bagikan
error: Content is protected !!