Karantina di Kos Hijau Pasir Panjang, Karyawan Lippo Plaza Kupang Meninggal

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang || Karyawan Lippo Plaza Kupang Drs Is (54) ditemukan meninggal dunia, Selasa (22/6/2021). Korban meninggal dalam kamar kost di rumah hijau, di Jalan R.W. Monginsidi III, RT 19/RW 04, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Saat mendapat laporan aparat kepolisian Polsek Kelapa Lima terjun ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Saat tiba korban teridentifikasi pasien Covid-19 sehingga Anggota Polsek langsung menghubungi tim Satgas Covid-19 Kota Kupang.

Tak lama berselang Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang tiba dan melakukan evakuasi terhadap korban meninggal dunia dengan Protokol kesehatan Covid-19.

Pihak kantor Lippo Kupang juga ke lokasi mengantarkan peti jenazah dan menyerahkan kepada Tim Gugus Covid-19.

Sekitar pukul 15.25 Wita, Tim Gugus tugas Covid-19 Kota Kupang menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Damai Fatukoa, Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa Kota Kupang didampingi perwakilan keluarga dan pihak Kantor Lippo Kupang untuk pemakaman korban.

Baca Juga:  Dua Tahun Parkir, Bupati dan Wakil Bupati Belu Coba Mesin Panen Modern

Dokter Wendy dari RSU Siloam Kupang membenarkan korban pada Sabtu (19/6/2021) lalu, sempat melakukan swab antigen di RSU Siloam Kupang dan hasilnya reaktif positif covid 19.

Sehingga korban dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Terpisah, Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh Siregar, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian yang menimpa karyawan Lippo Kupang. Kamar kost korban pun langsung disteril dan dikosongkan sementara karena korban terindentifikasi Covid-19.

“Dia (korban), Covid hasil antigen (RSU) Siloam,” sebut Kapolsek Kelapa Lima.

Lanjutnya Anggota Polsek Kelapa mengawal seluruh proses hingga pemakaman di TPU Fatukoa.

Korban Drs. Is (54) terkonfirmasi positif Covid-19 sesuai hasil swab antigen dari Rumah Sakit Umum Siloam Kupang yang dilakukan Sabtu (19/6/2021).

Baca Juga:  Debat Diikuti Satu Paslon Ampera MBD Kupang Kritisi KPU Maluku Barat Daya

Korban hasilnya positif reaktif Covid-19 sehingga korban Is asal Kelurahan Candirejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya Sudewo Fery Prasetya (37), warga asal Lingkungan Bualu, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Saat itu Sudewo yang juga rekan korban dihubungi oleh Irwan, atasan mereka di Jakarta.

Irwan meminta Sudewo mengecek kondisi korban Drs Is. Irwan pun memberikan nomor handphone pemilik kost, Elvis Manukoa (60), warga Jalan RW Monginsidi III, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Sudewo juga diberikan nomor handphone istri korban yang berada di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Baca Juga:  Wabup Malaka Ingatkan Petugas Pastikan Kesehatan Pelintas

Saat Sudewo menghubungi istri korban diperoleh informasi jika istri korban terakhir kali berkomunikasi dengan korban pada Senin (21/6/2021) malam sekitar pukul 22.00 Wita.
Sehingga Sudewo memutuskan untuk mendatangi tempat kost korban untuk mengecek kondisi korban.

Saat tiba di kost rumah hijau, Sudewo sempat menggedor pintu kamar korban namun tidak ada respon dari korban.

Sudewo dan pemilik kost Elvis Manukoa mencoba membuka jendela dan melihat korban sudah tidak sadarkan diri dan tidak bernyawa.

Korban saat ditemukan dalam keadaan terlentang di tempat tidur menggunakan celana panjang kain warna hitam, baju kaos berkerah warna biru corak putih, dan mulut mengeluarkan buih.

Sudewo dan Elvis pemilik kos langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kelapa Lima dan meminta bantuan ke Rumah sakit umum Siloam Kupang. ( Rui/C-10)

  • Bagikan
error: Content is protected !!