Kasus ADD Taebone Kerugian Capai Rp 600 Juta, Tersangka Sudah Ada

  • Bagikan

TimorBerita. So’e -Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), sedang melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Taebone, Kecamatan Fatukopa, Kabupaten TTS Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dipastikan dalam waktu dekat sudah ada penetapan tersangka terkait dugaan korupsi ADD di Desa Taebone, anggaran tahun 2017 – 2019 senilai Rp 3 miliar.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten TTS, Santiawan, S. H saat dikonfirmasi Kamis (25/2/2021) mengatakan tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari TTS dalam waktu dekat menggelar ekspose, untuk menetapkan tersangka.

Baca Juga:  Jaksa Tuntut 10 Tahun, Terdakwa Muhamad Ruslan Mohon Bebas

Dikatakan kasus dugaan korupsi di Desa Taebone setelah dilakukan pengembangan terdapat temuan disejumlah item kegiatan. Seperti pengadaan program ternak babi, bibit sayuran dan pekerjaan fisik urukan.

Dikatakan tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS sudah memeriksa 19 orang saksi. Kasus ini menyebabkan keuangan negara hingga Rp 600 juta.

Ditambahkan Tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTS sudah memanggil dua orang saksi untuk dilakukan pemeriksaan berkaitan dengan pengelolaan ADD di Desa Taebone tahun 2017 – 2019. Tetapi masih berhalangan hadir sehingga nantinya dijadwalkan untuk pemanggilan berikut.

Baca Juga:  Reses, Warga Usul Pemekaran Desa Litamali, Ini Jawaban DPRD Malaka

“Ada dua orang lagi yang sudah dipanggil. Satunya sakit sehingga ditunda pemeriksaannya. Sedangkan yang satunya lagi sedang berada diluar NTT,” sebut Santiawan

Cuma tahu, kasus dugaan korupsi ADD di Desa Taebone, sebelumnya berstatus penyelidikan (Lid) kemudian dinaikan menjadi penyidikan (Dik) oleh tim penyidik Tipidsus Kejari TTS.

Kasus dugaan korupsi ADD di Desa Taebone ditingkatkan ke Penyidikan (Dik) setelah tim penyidik Tipidsus Kejari TTS menemukan unsur perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan ADD di Desa Taebone, Kecamatan Fatukopa, Kabupaten TTS. (Nia08/TBcom)

Baca Juga:  Eksepsi Jonas Salean di Tolak, Pekan Depan Pemeriksaan Saksi

Editor Giovanni Elias

  • Bagikan
error: Content is protected !!