Kasus Bawang Merah Malaka P21, Empat Tersangka Siap Dijemput

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang || Ketua Aliansi Anti Koruspisi (ARAKSI), Alfred Baun menyebutkan 4 tersangka kasus bawang merah Malaka akan segera kembali di tahan Polda Nusa Tenggara Timur.

Ketua Araksi NTT Alfred Baun dalam konfrensi pers Jumat (7/5/2021) menyampaikan, kasus bawang merah Malaka menjadi intra point secara kusus Kepada Kepolisian Daerah (Polda) NTT dan Kejati NTT, untuk segera menuntaskan kasus ini.

“Kami dari Araksi mengapresiasi kinerja Pak Kapolda. Kasus ini segera dilimpahkan P21. Para tersangka akan dibawa pulang untuk ditahan,” ujar Alfred Baun.

Baca Juga:  Gubernur Sulawesi Selatan Ditangkap KPK, Statusnya Belum Ditentukan

Selanjutnya kata Alfred, sudah ada informasi dari Polda bahwa dalam waktu dekat berkas dan dan para tersangka dilimpahkan tahap dua Ke Kejati NTT
. Sehingga tersangka yang sebelumnya sudah dilepas tentunya kembali ditahan.

” Kami sudah dapat informasi bahwa penyerahan tahap dua akan dilakukan pada 12 Mei, ” tandas Alfred.

Tahap kedua yang akan diserahkan itu adalah barang bukti berkas dari 9 orang tersangka dan para tersangka.

Baca Juga:  Ada Prajurit TNI Kabur Masuk Hutan Jadi OPM, Ini Faktanya

Ketua Araksi itu berharap kedepannya semoga kasus bawang merah Malaka segera diagendakan dalam sidang Tipikor.

Sekedar tahu, dilansir Digtara.com kasus bawang merah kembali dibuka. Penyidik Kejati NTT menyatakan dua berkas dari 4 tersangka kasus korupsi pengadaan bibit bawang merah Kabupaten Malaka sudah lengkap atau P21.

Selanjutnya Penyidik DirReskrimsus Polda NTT segera melimpahkan berkas perkara para tersangka dan barang bukti ke Kejati NTT.

Kombes Pol Johannes Bangun, di Mapolda NTT, Jumat (7/5/2021) mengatakan dua berkas perkara dengan empat tersangka dinyatakan P21. Berkas pertama tersangka Yoseph Klau Berek selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dan berkas untuk tiga tersangka dari pihak swasta.

Baca Juga:  Sebelum Habisi Nai Kiik, Pelaku Sempat Tanya Isteri Korban

Berkas kedua yakni tersangka Baharuddin Tony, Kuasa Direktur CV. Timindo (Kontarktor pelaksana). Simeon Benu selaku Direktur CV Timindo atau pemilik perusahaan dan tersangka Severinus Defrikandus Siribein selaku makelar.

“ Dengan lengkapnya berkas ini, maka proses selanjutnya oleh pihak kejaksaan untuk persidangan,” tandas Mantan Kabid Humas Polda NTT. (Vigal/Rui)

  • Bagikan