Kasus Bupati TTU Berlanjut, Kuasa Hukum Korban Datangi Bareskrim Polri

  • Bagikan

TimorBerita.Kefamenanu-Kasus penganiayaan terhadap korban Margorius Bana, dengan terlapor Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, belum ada titik terang.

Meski penyidik belum melakukan gelar perkara, tetapi pihak korban yakin kasus hukum yang menyeret bupati aktif ini akan tuntas diproses. Sebab tidak ada upaya lain selain proses hukum untuk mencari keadilan.

” Kasus klien saya tetap berlanjut, tidak ada yang kebal aturan. Hukum dan keadilan harus ditegakan untuk semua orang,” tandas Charlie Usfunan, Kuasa Hukum korban saat dihubungi media ini Kamis (28/1/2021) siang.

Menurut Charlie untuk memastikan agar proses hukum berjalan sesuai aturan tanpa ada tekanan siapa pun, ia mendatangi kantor Kepala Pengawas dan Penyidikan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di Mabes Polri Jakarta.

Baca Juga:  Realisasi Belanja Daerah TTU Tahun 2021 Baru 16, 27%

“Saya yang antar langsung surat permohonan untuk Kepala Pengawas Dan Penyidik Bareskrim,” ujar pengacara muda asal TTU yang tinggal di Denpasar ini.

Charlie menuturkan proses penanganan kasus tindak pidana terkesan lamban, tidak ada keseriusan dari Polisi. Buktinya kasus yang menimpa kliennya sudah dua bulan tetapi tidak ada kemajuan.

Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) yang diterima kliennya, menerangkan bahwa akan melaksanakan gelar perkara. Tetapi belum ada perkembangan lebih lanjut terkait dengan proses penyidikan dan gelar perkara.

Baca Juga:  Para Kades Dingatkan Kelola Dana Desa Sesuai Regulasi

Ia berharap kasus tindak pidana ini bisa diproses tuntas, sehingga menjadi efek jerah untuk pelaku lainnya yang bertindak main hakim sendiri. Sebab semua orang dimata hukum mendapat perlakuan hak yang sama, tidak kenal status sosial, jabatan atau pun lainnya.

” Tidak ada lagi istilah tajam ke atas tumpul ke bawah. Semuanya sama di hadapan hukum, Ini janji Kapolri Baru,” ujar Charlie.

Sekedar tahu surat permohonan kepada Kepala Pengawas dan Penyidikan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tertanggal 22 januari 2021. Dengan Nomor : 10/ S. Pmh/ CYU/1/2021. Perihal permohonan pengawasan pidana tindak pidana pada Polres TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga:  Geliat Pemkab TTU Gelar FGD Tekan Stunting

Sebelumnya diberitakan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes terjadi Minggu 6 Desember 2020 lalu. Tepatnya di Desa Oeolo Kecamatan Mus.

Keesokan harinya korban Margorius Bana melapor ke Polres TTU. Korban sudah divisum et repertum dan hasilnya sudah diterima penyidik satreskrim Polres TTU. Sejumlah saksi sudah diambil keterangan BAP termasuk saksi terlapor Bupati Raymundus Sau Fernandes. (Bell/ 07-TB)

Editor : Giovanni E. Neno

  • Bagikan
error: Content is protected !!