Kasus Covid-19 NTT Melonjak 253 Kasus Baru

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang – Angka kasus Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus melonjak. Bayangkan dalam sehari dari 428 spesimen yang diperiksa swab di laboratorium RSUD W.Z Johannes Kupang, sebanyak 253 kasus terkonfirmasi positif.

Seperti yang dirilis Satuan Gugus Tugas (Satgus) penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/2/2021) terjadi penambahan angka sebanyak 253 kasus baru.

Dari jumlah tersebut kasus yang paling banyak ada di Kota Kupang dari lokasi penyebaran tujuh kabupaten Kota di NTT.

Baca Juga:  Covid-19 Kabupaten Belu 24 Sembuh 31 Isolasi

Berikut rilisan perinciannya, Kota Kupang sebanyak 112 orang terdiri dari laki laki 65 orang dan perempuan 47 orang. Disusul Kabupaten Sikka sebanyak 77 orang perinciannya laki laki 29 orang dan perempuan 48 orang.

Kabupaten Sumba Timur sebanyak 21 orang terdiri dari laki laki 9 orang dan perempuan 12 orang. Kabupaten Kupang sebanyak 18 orang, terdiri dari laki laki 5 orang dan perempuan 13 orang.

Baca Juga:  Kepala Sekolah di Nagekeo Tewas Dibunuh, Ketua PGRI TTU Kutuk Keras Pelaku

Kabupaten Sumba Barat sebanyak 12 orang terdiri dari laki laki 5 orang dan perempuan 7 orang. Kabupaten Malaka sebanyak 9 orang terdiri dari laki laki 5 orang dan perempuan 4 orang.

Kabupaten Rote Ndao sebanyak 2 orang, laki laki 1 orang dan perempuan 1 orang Kabupaten Manggarai 1 orang perempuan, dan Kabupaten Ende sebanyak 1 orang perempuan.

Sehingga bila diakumulasi dengan penambahan kasus baru maka jumlah kasus positif covid-19 sampai hari ini sebanyak 5.415 orang; total positif rapid test 33.5%. Sementara total sembuh sampai hari ini 2.782 orang ( 51%).

Baca Juga:  Belu Kembali Zona Hijau, Warga Diimbau Tetap Waspada

Sedangkan satu orang pasien Covid asal Kota Kupang meninggal dunia. Sehingga jumlah semua yang meninggal dunia sebanyak 148 orang.

Pemerintah melalui Satgus NTT terus mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol Covid-19. Menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan. (Gio/ 01-TBcom)

Editor Giovanni Elias

  • Bagikan