Kasus Jual Beli Tanah Labuan Bajo, Berkas 13 Tersangka P21

  • Bagikan

TimorBerita. Kupang Kasus dugaan korupsi jual beli aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat sedang berproses. Dari 17 tersangka yang ditahan, 13 tersangka diantaranya, berkas perkaranya sudah rampung atau P21.

Berkas perkara yang dinyatakan lengkap yakni tersangka AN, AS, AR, EP, HS, MN, TDKD, CS, A alias U, MN, MA, DK dan ST.

Berkas perkara ke-13 tersangka dinyatakan lengkap oleh Jaksa peneliti berkas pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT. Sehingga berkas para tersangka sudah dilakukan tahap dua atau pelimpahan berkas dari tangan penyidik Tipidsus kepada Jaksa Penuntut Umum.

Baca Juga:  Hakim Vonis Muhamad Ruslan 10 Tahun, Kuasa Hukum Masih Pikir Pikir

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, saat dikonfirmasi Kamis (21/1/2021) menjelaskan pihaknya sedang fokus untuk penanganan kasus dugaan korupsi aset negara di Manggarai Barat.

Setelah dilakukan penetapan dan penahanan para tersangka, saat ini sedang dalaman tahapan penelitian berkas oleh jaksa peneliti. Sebagian berkas dinyatakan sudah rampung.

” Berkas perkara para tersangka sudah lengkap dan sudah dilimpahkan hari ini ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk disidangkan. Berkas 17 tersangka itu, berkas 13 tersangka sudah P21 dan penyidik sudah laksanakan tahap II,” ujar Abdul.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Yakin Jonas Salean Tidak Bersalah, Ada Bukti Hukum

Dikatakan, setelah dilakukan serah terima berkas dan barang bukti, selanjutnya dilanjutkan penahanannya oleh JPU selama 20 hari di rutan. Sambil menunggu pelimpahan perkaranya ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk disidangkan.

Sedangkan terhadap empat tersangka lainnya, lanjut Abdul sedang diteliti oleh jaksa peneliti berkas perkara Kejati NTT. Bila sudah rampung tentunya dilimpahkan kepada JPU untuk disidangkan.

Baca Juga:  Kasus Mafia Tanah Labuan Bajo, Ada Fakta Baru Waktu Dekat Umumkan Tersangka

” Untuk empat tersangka berkasnya masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” tandas Abdul Hakim.

Sebelumnya, penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi NTT sudah menetapkan 17 orang tersangka kasus penjualan aset tanah seluas 30 hektare milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Dari 17 tersangka, dua diantaranya warga negara asing Italia yang diduga terlibat dalam kasus penjualan aset tanah negara yang merugikan negara Rp1.3 triliun itu. (Red/ TB-03)

Editor : Giovanni E. Neno

  • Bagikan