Kasus Korupsi Land Scape TTS Tahap II, Dua Tersangka Ditahan

  • Bagikan

TimorBerita. So’e- Kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan Land Scape tahun 2013-2014 senilai Rp 3, 4 miliar berkasnya dinyatakan rampung atau P21.

Kasus tersebut menyeret dua tersangka yakni Erich Yedits(EY) Ataupah selaku konsultan pengawas dan Misraim Hing Fallo (MHF) selaku Kabag Tata Usaha.

Tim penyidik Tipikor Polres Timor Tengah Selatan (TTS) melakukan pelimpahan atau penyerahan tahap II, pada Kamis (25/2/2021).

Kasus ini dinyatakan lengkap atau P21, sehingga Tim penyidik Tipikor Polres TTS melimpahkan barang bukti berkas perkara dan dua tersangka.

Baca Juga:  Jaksa Tuntut 10 Tahun, Terdakwa Muhamad Ruslan Mohon Bebas

“Hari ini pelimpahan tahap II kasus dugaan korupsi proyek Land Scape. Berkas perkara dan dua tersangka yakni EY dan MHF ,” tandas Kasi Intel Kejari Kabupaten TTS, Anto, S.

Menurut Anto, pelimpahan tahap II oleh penyidik Polres TTS setelah Jaksa Peneliti berkas pada Kejari Kabupaten TTS menyatakan berkas telah lengkap (P-21).

Dalam kasus ini lanjut Anto, kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHP.

Baca Juga:  Eksepsi Jonas Salean di Tolak, Pekan Depan Pemeriksaan Saksi

Dan, pasal 3 ayat 1 jo Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHP.

Lebih lanjut Anto mengatakan kedua tersangka saat ini ditahan selama 20 hari.

Tentunya sebelum dilakukan penahanan masih dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap kedua tersangka.

Baca Juga:  Kasus ADD Taebone Kerugian Capai Rp 600 Juta, Tersangka Sudah Ada

Ia menambahkan dalam waktu dekat perkara tersebut akan segera di limpahkan ke pengadilan Tipikor kupang untuk disidangkan.

Dalam kasus ini berdasarkan laporan hasil audit investigasi BPKP perwakilan NTT, perbuatan kedua tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 548.931.408.00.

Kini kedua tersangka ditahan dan menunggu proses persidangan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dihadapan hukum. (Nia-08/ Tbc)

Editor Giovanni Elias

  • Bagikan