Waspada Kesehatan Pengunjung, Pengadilan Tipikor Disemprot Disinfektan

  • Bagikan

Timorberita. Kupang –  Kantor Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang disemprot disinfektan.

Lantaran membludaknya pengunjung saat sidang perdana kasus dugaan korupsi bagi – bagi tanah Pemkot Kupang dengan terdakwa mantan Walikota Kupang, Jonas Salean, pada Selasa (3/11/2020).

Penyemprotan disinfektan dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang sekitar pukul 17 : 30 wita di seluruh ruangan Pengadilan Tipikor Kupang.

Ketua Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang, Dju Jhonson Mira Mangngi, kepada wartawan menuturkan penyemprotan disinfektan perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya potensi penyebaran Covid-19 di area lembaga yang dipimpinnya.

Baca Juga:  Begini Pengakuan Wawali Kota Kupang Dihadapan Majelis Hakim Tipikor

Dirinya meragukan kondisi saat berlangsungnya sidang kasus dugaan korupsi bagi – bagi tanah Pemkot Kupang, sebab pengunjung sidang cukup padat.

Menurut Jhonson, kondisi kesehatan yang terjadi di Kota Kupang saat ini cukup memprihatinkan karena jumlah penderita Covid – 19 cukup meningkat.
Sehingga perlu dilakukan tindakan pencegahan sehingga tidak terjadi penebaran atau kluster baru.

Baca Juga:  Tersangka Korupsi Diperlakukan Spesial, Pengacara Sesalkan Sikap Kejati NTT

“Pengunjung sidangnya banyak sekali makanya saya juga takut dan ragu bisa terjadi penyebaran. Makanya saya minta penyemprotan disinfektan,” tandasna.

Jhonson Mantan Ketua Pengadilan Negeri Kefamenanu ini menuturkan kondisi kesehatan setiap pengunjung yang hadir memadati sidang perdana Jonas Salean, belum bisa diakini kesehatannya.

Untuk itu sidang pekan depan jika terdapat banyak pengunjung maka ruang sidang akan ditutup hingga usai sidang digelar.

Baca Juga:  JPU Sebut 29 Pejabat Terima Tanah Kapling Dari Terdakwa Jonas Salean

Pencegahan yang dilakukan guna upaya PN Kelas IA Kupang memutus mata rantai penyebaranCovid – 19 di Kota Kupang.

Sidang perdana terdakwa Jonas Salean dalam kasus dugaan korupsi bagi – bagi tanah Pemerintah Kota Kupang Tahun 2016 – 2017 dengan nilai kerugian sebesar Rp. 66. 643. 013. 678, 42. Pengunujung dalam sidang ini di padati keluarga terdakwa Jonas Salean, untuk memberikan dukungan moril. (RL-Gio)

  • Bagikan