Kebakaran di Terminal; Api Muncul Dari Batas Kios Dopar dan Rokim

  • Bagikan

Timorberita. Kefamenanu –Kebakaran kembali terjadi di Kota Kefamenanu, tepatnya di sekitar kompleks Terminal Bus Kefamenanu, Kabupaten TTU Jumat (23/10/2020).

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 6.30 Wita. Dugaan kuat kebakaran itu terjadi akibat arus pendek listrik. Informasi dari sejumlah saksi mata menuturkan nyala api muncul dari batas kios Dopar dan kios Rokim.

Akibat dari kebakaran itu sebanyak lima warung dan dua unit kios termasuk sejumlah lapak jualan pedagang amlas terbakar. Nyala api cepat membesar sehingga menghabisi sejumlah isi unit warung dan bangunan kios terbakar habis tanpa ada yang tersisa.

Baca Juga:  Di Surabaya Rumah Kos Tiga Lantai Ludes Terbakar, Patung Bunda Maria Utuh

Mas Dopar mengaku tidak berbuat banyak saat melihat nyala api muncul dari batas kiosnya dan kios milik Rokim.

Saat itu dirinya sedang sibuk memasak. Melihat nyala api spontan berteriak minta tolong. Tapi warga yang hadir tidak bisa padamkan lantaran nyala api terus membesar.

“Saya lagi sibuk masak. Tiba2 kaget lihat ada kebakaran. Api muncul dekat batas kios saya dengan Mas Rokim,” ungkap .
Mas Dopar.

Baca Juga:  DPRD Belu Apresiasi Gerak Cepat Dinas PUPR Atasi Genangan Air

Ia menuturkan sepekan lalu listrik di deretan kios dan warung sempat mengalami korsleting listrik. Saat itu gangguan korseliting cukup parah. Tetapi gangguan korsleting sudah diinstalasi petugas PLN.

“Saya tidak tahu penyebab terjadinya kebakaran. Tapi satu pekan lalu ada gangguan kabel listrik. Tapi sudah diperbaiki petugas PLN,” ujar Mas Dopar.

Cuma tahu, kebakaran di area Terminal Kefamenanu itu membuat warga sekitar panik, ada yang sempat ungsikan barang jualannya karena bangunan kios bersambungan langsung.

Baca Juga:  Belum Tersentuh Bantuan Rumah, Ini Sikap Ketua Komisi III DPRD Malaka

Beruntung kobaran api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dibantu anggota TNI dan Polisi serta warga sekitar. (FeN/ Tim)

  • Bagikan
error: Content is protected !!