Kepala Sekolah SDI Ndora Nagekeo Tewas Ditikam Orang Tua Siswa

  • Bagikan

TimorBerita. Mbay || Naas menimpa Delvina Azi (59), Kepala Sekolah Dasar Inpres Ndora I, Desa Ulupulu, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Delvina Azi tewas ditikam Didakus Dame (56), orangtua dari salah satu siswa di sekolah itu.

Peristiwa naas itu terjadi Selasa (8/6) sekitar pukul 08.45 Wita, gegara masalah sepele. Orangtua siswa tersinggung karena anaknya dipulangkan dan tidak diijinkan mengikuti ujian oleh pihak sekolah karena menunggak uang komite.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto menjelaskan, kejadian penikaman yang menewaskan Delvina Azi (59), Kepala Sekolah Dasar Inpres Ndora I dilakukan tersangka Didakus Dame (56), orangtua dari salah satu siswa.

Baca Juga:  Kawal Suara Pilkada, Golkar TTU Gelar ToT Siapkan Saksi Hebat

Menurut Rishian, kejadian tersebut bermula saat anak tersangka yakni ED (10) siswa kelas IV, dipulangkan oleh pihak sekolah dan tidak diizinkan mengikuti ujian kenaikan kelas pada Selasa (8/6).

“Jadi awalnya pada Selasa pagi anak tersangka dipulangkan pihak sekolah” jelas Kombes Rishian Krisna, dilansir CNNIndonesia.com Rabu (9/6).

Lanjut Rishian, anak tersangka dipulangkan karena masih menunggak Uang Komite sebesar Rp 1.743.000, sehingga pihak sekolah menyuruh siswa ini pulang.

Beberapa saat kemudian, tersangka Didakus Dame, ayah dari siswa tersebut mendatangi sekolah dengan membawa sebilah sangkur. Dia lalu menyerang beberapa guru di sekolah tetapi para guru yang diserang lari menyelamatkan diri.

Baca Juga:  Kepala Sekolah di Nagekeo Tewas Dibunuh, Ketua PGRI TTU Kutuk Keras Pelaku

Didakus Dame menuju kepala sekolah. Tanpa basa basi tersangka Didakus langsung mengejar dan menyerang korban Delvina Azi dengan sangkur yang yang dibawanya.

“Tersangka menyerang korban dengan menusukan sangkur di perut bagian kanan sehingga mengalami luka robek,” ujar Rishian.

Usai melakukan penikaman, tersangka Didakus Dame pun langsung melarikan diri. Sedangkan korban Delvina Azi pun dilarikan ke Puskesmas Nangaroro untuk menjadapat pertolongan.

Akibat luka yang dialami cukup serius sehingga korban kemudian dirujuk dari Puskesmas Nangaroro ke RSUD Ende pada Selasa malam sekitar 20.00 Wita dan tiba di RSUD Ende pukul 21.45.

Baca Juga:  Bupati Malaka Buka Kartu di Kemendagri, Kantor Sewa Rumah Warga

“Kondisi korban yang kritis akhirnya tidak bisa diselamatkan. Korban pun meninggal dunia pada Rabu (9/6) dinihari sekitar pukul 03.50 Wita” tandas Kombes Rishian.

Lanjut Rishian, usai kejadian tersangka Didakus Dame yang bekerja sebagai petani langsung menyerahkan diri ke Polsek Nangaroro, dan pada Rabu siang telah dipindahkan ke ruang tahanan Polres Nagekeo.

Sementara jenazah korban sudah dibawa ke kampung halamannya di Desa Ratongomobo, Kecamatan Boawae, Kabupaten Negekeo untuk disemayamkan. (*/cnn/tb.com)

  • Bagikan
error: Content is protected !!