Kepingin Santai, dr. Oktelin Lepas Dirut RSUPP Betun

  • Bagikan

TimorBerita. Betun|| dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, resmi melepas jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun. Entah mengapa ia harus memilih mundur. Padahal banyak terobosan yang sudah dilakukan, untuk menata rumah sakit pemerintah di perbatasan negara RI Timor Leste ini.

Lebih mengejutkan, pengunduran diri adik ipar mantan Bupati Stef Bria Seran (SBS) bertepatan sehari setelah palu putusan Mahkamah Konstitusi, PHP Pilkada Malaka, Kamis (18/ 3/2021).

Mau tahu, ternyata dr. Oktelin memilih mundur karena alasan capek dan lelah. Selama 3 tahun energinya terkuras banyak untuk membenahi RSUPP Betun. Sehingga ia lebih memilih mundur agar bisa lebih santai istirahat.

” Kadang-kadang kita perlu ngecharge lagi energi kita. Supaya bisa lebih fit kedepan,” tandas dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie saat dikonfirmasi Jumat (19/3/2020).

Baca Juga:  Warga Keluhkan Jalan Tanah, Begini Janji Anggota DPRD Malaka

Menurut Oktelin, sebelum mengajukan surat permohonan pengundurannya itu, sudah disiapkan pengganti Dirut RSUPP Betun yang baru. Bahkan calon penggantinya lebih hebat.

” Saya sudah siapkan pengganti yang lebih hebat dari saya,” tandasnya.

Lanjut Oktelin sudah banyak perubahan besar yang dilakukan, banyak prestasi yang diraih untuk menata RSUPP selama tiga tahun terakhir. Salah satunya harus mengikuti survei akreditasi.

Hebatnya RSUPP Betun ini, baru pertam di survei akreditasi dengan standarisasi nasional, dan hasilnya sangat mengejutkan. Padahal akreditasi November 2018 itu, baru 10 bulan ia dipercaya sebagai direktur RSUPP Betun.

Oktelin bangga karena RSUPP Betun bisa mendapatkan prestasi gemilang atau paling tinggi akreditasi yakni bintang 5. Itu merupakan prestasi paling tinggi untuk standar nasional dengan standar terbaru dan penilaian terbaru untuk kelas rumah sakit.

Baca Juga:  Pemdes Tasain Sudah Siap Lahan Relokasi Hunian Korban Bencana

“Jadi kita RSPP Betun disejajarkan dengan Rumah Sakit Siloam, rumah sakit Prof. Yohanes dan juga rumah sakit Daerah Waingapu,” ujar isteri dari Kepala Dinas Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Kabupaten Malaka ini.

Menurut Oktelin untuk mencapai titik paripurna bintang lima tentunya tidak mudah. Banyak sekali kegiatan yang sebelumnya tidak ada, bisa dilakukan dengan menciptakan terobosan.
Ia yakin bila rumah sakit ini dikelola dengan baik dalam waktu lima tahun, jika fokus dalam peningkatan pelayanan, kedepan tentu akan maju.

Capaian lainya, RSUPP Betun Malaka masuk dalam 7 Rumah Sakit Perbatasan Seindonesia yang menjadi atensi khusus Pemerintah pusat.

Baca Juga:  Dolvi Kolo Puji Tampilan Paket Sehati Cerdas dan Teruji

” Jadi ini adalah perjuangan, mudahan-mudahan ini bisa dilihat menjadi eksentrik. Karena biasanya akreditasi bintang 5 itu di kota bukan di desa tapi mereka lihat karena kita bisa buat prestasi itu,” ujarnya.

Selain itu juga lanjut Oktelin capaian fasilitas infrastruktur tahun 2021 RSUPP dapat alokasi dana nasional sebanyak Rp 49 milliar. Itu atas upaya kerja tim perencanaan yang mengajukan proposal.

Hasilnya diakomodir rumah sakit tiga lantai, dimana alokasi anggaran Rp 10 miliar untuk alat kesehatan dan bangunan tiga lantai rawat nginap.

Ada juga perencanaan mesin cuci darah yang anggarannya Rp 1 milliar Air RO (air suling khusus untuk rumah sakit). Ambulance dua unit sehingga totalnya sekitar Rp 49 milliar. (chiles/gio)

  • Bagikan